Snack Keripik Buah Kering: Camilan Sehat yang Meledak di TikTok 2026
keripik buah viral di media tiktok --
INFORADAR.ID Buat kamu yang mau cari cemilan yang cocok untuk nonton dirumah atau menemani weekend kamu, artikel ini akan memberikan rekomendasi cemilan yang hits tahun ini loh.
Snack keripik buah kering jadi primadona camilan sehat di TikTok tahun ini. Tren ini lahir dari keinginan netizen yang haus camilan enak tapi tetap ramah diet, dengan video tutorial dan review yang ratusan ribu views.
Keripik buah kering meledak berkat challenge #KeripikSehatChallenge di TikTok, di mana kreator unggah proses pengeringan buah lokal seperti mangga, nanas, dan pisang. Banyak foodies Indonesia adaptasi resep sederhana pakai oven atau dehydrator rumahan, hasilnya renyah dan manis alami tanpa gula tambahan.
Alasan mengapa camilan ini digemari karena rendah kalori, tinggi serat, dan bebas pengawet kimia. Gen Z dan milenial sibuk cari alternatif keripik singkong biasa, apalagi saat puasa atau diet keto. Video ASMR mengunyah keripik buah makin tambah hype, dengan hashtag #TikTokKeripik sudah capai miliaran tayangan.
Buat sendiri dirumah pun sangat gampang sekali, Potong tipis buah segar seperti pepaya atau salak, lumuri sedikit garam laut atau kayu manis, lalu keringkan di oven suhu rendah 50-60°C selama 4-6 jam. Simpan di toples kedap udara agar awet hingga dua minggu, cocok untuk stok jualan online.
Variasi Rasa Lokal yang hits tahun ini
• Mangga Aceh pedas balado untuk sensasi pedas-manis khas Nusantara.
• Nanas Madu Madu dengan taburan wijen, favorit eksportir UMKM.
• Pisang Raja Ungu oven, warna estetik untuk konten Instagramable.
Dampak Bisnis Kecil UMKM di Depok dan Banten ramai jual varian premium via Shopee, harga Rp20.000-50.000 per 100 gram. Tren ini dorong petani buah lokal, sekaligus promosi wisata kuliner seperti kebun mangga di Jawa Barat.
Jadi, tunggu apa lagi? Coba buat keripik buah keringmu sendiri hari ini, rekam prosesnya untuk TikTok, dan saksikan camilan sehatmu ikut meledak viral di 2026. Mulai dari dapur kecil, siapa tahu jadi bisnis besar berikutnya.
Hernanda Wijaya Mahasiswa Ilmu komunikasi Universitas Matlaul Anwar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
