Tugas Menumpuk Bikin Panik? Begini Cara Bikin To-Do List yang Benar-Benar Bisa Dikerjakan
To do list tugas-Forbes-
INFORADAR.ID — Banyak orang mengerjakan tugas ketika mepet deadline membuat kewalahan. Membuat to-do list bisa menjadi salah satu cara untuk memanage pekerjaan lebih teratur, tetapi daftar yang terlalu panjang juga justru malah berpotensi membuat pekerjaan terasa berat. Karena itu lakukanlah cara dengan realisasi seperti mempertimbangkan waktu dan prioritas.
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menuliskan seluruh tugas yang perlu diselesaikan. Kemudian tentukan mana tugas yang paling penting dan memiliki deadline lebih dekat. American Psycholigical Association (APA) menyebut kemampuan menentukan prioritas waktu merupakan keahlian penting dalam mencapai tujuan pribadi ataupun profesional.
Setelah menentukan prioritas, hindari memasukkan terlalu banyak target di satu hari yang sama. Perkirakanlah waktu yang benar-benar tersedia dan sisakan waktu untuk pekerjaan yang bisa saja tak terduga. Riset tentang planning fallacy juga menunjukan bahwa seseorang bisa terlalu optimis saat memperkirakan waktu yang dibutuhkan dalam menyelamatkan pekerjaan.
BACA JUGA:Lirik Relate, Beat Catchy! Naykilla & Tenxi Bawa Keseruan Baru di Shopee 9.9 Super Shopping Day
Deadline sebaiknya diatur secara spesifik. Hindari menulis "kerjakan tugas kuliah", ubah menjadi "menyusun tiga halaman tugas sebelum pukul 19.00". Dengan penulisan target yang lebih jelas membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dimulai dan dievaluasi.
Cara lain yang dapat dicoba adalah membuat rencana “jika-maka”. Misalnya, “Jika pukul 19.00 tiba, saya akan mulai mengerjakan tugas selama 30 menit.” Studi dan meta-analisis mengenai implementation intentions menunjukkan bahwa rencana yang menentukan kapan, di mana, dan bagaimana seseorang bertindak dapat membantu pencapaian tujuan.
Hindari pula mengerjakan banyak tugas sekaligus. Menurut APA, multitasking atau berpindah-pindah tugas dapat menurunkan efisiensi karena otak harus terus melakukan proses pergantian fokus. Lebih baik menyelesaikan satu pekerjaan penting sebelum beralih ke tugas berikutnya.
BACA JUGA:Demo 27 Agustus di DPR: RUU Perampasan Aset Kembali Jadi Tuntutan Utama
BACA JUGA:Dua Kubu Turun ke DPR, Tuntutan Berseberangan Warnai Demo 27 Agustus 2026
Pada akhirnya, to-do list bukan tentang membuat sebanyak mungkin daftar pekerjaan, melainkan menentukan apa yang benar-benar perlu dilakukan. Dengan menetapkan prioritas, memperkirakan waktu secara realistis, membuat deadline, dan fokus pada satu tugas, aktivitas harian dapat menjadi lebih terarah tanpa membuat diri sendiri kewalahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: