Meditasi dengan Silent Walking di Pagi Hari, Ini Dia Manfaatnya
Ilustrasi jalan pagi --Pinterest/Nazar Pechkurov
Dengan mengintegrasikan mindfulness ke dalam gerakan alami yang sudah kita kuasai sejak kecil, meditasi menjadi terasa lebih mudah dan alami.
Anda tetap mendapatkan manfaat yang sama: peningkatan kesadaran terhadap saat ini dan pengurangan *overthinking*.
5. Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Metabolisme
Jangan lupa bahwa silent walking tetaplah aktivitas fisik. Berjalan kaki pagi secara rutin telah terbukti menurunkan tekanan darah, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu mengontrol berat badan.
Karena dilakukan dengan kecepatan yang nyaman (tidak terburu-buru), silent walking juga aman bagi mereka yang memiliki masalah sendi atau pemula dalam olahraga.
Ini adalah bentuk gerakan yang lembut tetapi berdampak besar bagi kesehatan kardiovaskular.
6. Memperbaiki Kualitas Tidur
Paparan cahaya matahari pagi saat silent walking membantu menyetel ulang jam sirkadian tubuh. Akibatnya, produksi melatonin (hormon tidur) akan terjadi lebih awal dan lebih teratur di malam hari.
Banyak orang yang mengeluh sulit tidur mendapati bahwa rutinitas silent walking pagi secara bertahap memperbaiki pola tidur mereka, tanpa perlu obat tidur.
Kata Ahli: Bukan Sekadar Tren
Dr. Saeeda Rizvi, psikolog klinis dari Silver Hill Hospital, menjelaskan bahwa silent walking efektif karena memadukan dua intervensi yang telah terbukti ilmiah: gerakan ritmis (berjalan) dan mindfulness.
"Ketika Anda berjalan dalam keheningan, Anda memberi izin pada sistem saraf untuk memperlambat laju. Ini seperti menekan tombol reset pada otak Anda," ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman Mind Body Green.
BACA JUGA:Telur Rebus di Pagi Hari: Kecil, Murah, Manfaatnya Luar Biasa untuk Kesehatan
BACA JUGA:Mitos vs Fakta: Benarkah Minum Kopi di Jam 10 Pagi Lebih Efektif daripada Saat Baru Bangun Tidur?
Senada dengan itu, Juzo Shinoda, psikolog asal Toranomon, Jepang—negara yang budayanya erat dengan konsep shinrin-yoku (mandi hutan)—menyebut silent walking sebagai "jalan menuju kesadaran diri" yang membantu seseorang terhubung kembali dengan tubuh dan pikirannya yang sering terabaikan akibat rutinitas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
