Banten Siapkan Tiga Barak TNI bagi Pelajar SMA Bermasalah
Langkah tegas Pemprov Banten bentuk karakter generasi muda!--
INFORADAR.ID – Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan tiga lokasi barak TNI untuk pembinaan mental dan karakter bagi pelajar jenjang SMA/SMK yang bermasalah mulai Oktober 2026.
Mengutip laporan RRI News, program pembinaan kedisiplinan ini mengadaptasi langkah serupa yang telah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten, Jamaluddin, menyampaikan bahwa tiga lokasi yang ditunjuk adalah Yonif Badak Putih 320 di Pandeglang, Batalyon Kavaleri 9 di Kota Tangerang Selatan, serta Markas Grup 1 Kopassus di Kota Serang.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan menanamkan rasa tanggung jawab, kemandirian, serta wawasan bela negara tanpa melalui pelatihan fisik militerik yang berat.
Selain langkah yang diambil Pemprov Banten, pihak kepolisian turut memperkuat pengawasan lingkungan sekolah di wilayah Kota Tangerang melalui program "Polisi Pendamping Kelas".
Program yang digagas Polda Metro Jaya ini menghadirkan personel kepolisian untuk memberikan penyuluhan, membangun komunikasi langsung dengan para siswa, serta mencegah potensi kenakalan remaja seperti tawuran dan geng motor.
Melalui sinergi antara Disdikbud, TNI, dan Kepolisian, diharapkan lingkungan sekolah di Provinsi Banten yang menaungi lebih dari 200 ribu siswa dapat terus berbenah dari zona merah menjadi lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan bebas dari tindakan pelanggaran hukum.
Program pembinaan intensif ini dirancang khusus untuk memutus rantai kenakalan remaja yang kerap dipicu oleh tekanan kawan sebaya maupun pengaruh negatif di media sosial.
Pihak sekolah dan tenaga pendidik juga akan dilibatkan secara aktif dalam mendampingi para siswa selama proses pembinaan berlangsung, guna memastikan pendekatan psikologis dan edukatif tetap berjalan seimbang selama mereka berada di markas TNI.
Evaluasi berkala pun akan dilakukan pascapembinaan untuk memantau perkembangan sikap, tingkat kehadiran, serta kedisiplinan belajar para siswa di sekolah masing-masing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: