Empat Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8 Dievakuasi Jalur Udara
Dok/AntaraNews. Operasi pencarian dan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 terus bergerak cepat!--
INFORADAR.ID – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat jenazah korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 menggunakan jalur udara menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan laporan dari Kantor Berita ANTARA, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengonfirmasi bahwa proses evakuasi dilakukan secara bertahap menggunakan helikopter HR-3601 dan AS-365 P-3013 pada Selasa (15/9).
Selain evakuasi korban meninggal dunia, tim SAR juga berhasil memindahkan 22 korban selamat dari KM Cahaya Bahari Jaya ke KRI Nala, yang kemudian diantar menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) Lanal Banjarmasin. Hingga saat ini, akumulasi data mencatat sebanyak 114 penumpang telah dievakuasi, dengan rincian 108 orang dinyatakan selamat dan 6 orang meninggal dunia.
Saat ini, fokus utama tim SAR gabungan dialihkan penuh untuk menyisir keberadaan 129 penumpang yang masih dilaporkan hilang di perairan. Operasi kemanusiaan skala besar ini melibatkan sebanyak 1.097 personel gabungan yang terdiri atas unsur Basarnas, TNI AL, Polda Kalimantan Selatan, serta potensi SAR setempat.
Guna memperluas jangkauan pemantauan visual di area pencarian, sebanyak lima unit alutsista udara termasuk helikopter dan pesawat penunjang Cessna 208 Caravan serta 17 unit kapal patroli laut telah dikerahkan secara intensif.
Pemanfaatan pesawat udara ini menjadi strategi krusial untuk memetakan wilayah pencarian secara presisi dan meningkatkan peluang ditemukannya korban yang masih hilang.
Pelaksanaan operasi penyisiran ini akan terus dievaluasi secara berkala guna menyesuaikan dinamika pergerakan arus laut serta faktor cuaca di lokasi kejadian.
Pihak Basarnas mengimbau seluruh keluarga korban untuk tetap memantau informasi resmi terpusat dari posko gabungan demi menghindari kesimpangsiuran data di tengah proses pencarian yang masih berlangsung
Kolaborasi antarlembaga juga diperkuat di darat melalui penyediaan fasilitasi medis tambahan serta layanan psikososial bagi para korban selamat maupun pihak keluarga pendamping di Banjarmasin.
Seluruh unsur SAR gabungan berkomitmen untuk terus memaksimalkan seluruh potensi armada dan personel yang ada hingga seluruh korban hilang berhasil ditemukan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: