SMAN 33 Kabupaten Tangerang Diresmikan, Perluas Akses Pendidikan Menengah di Sepatan

SMAN 33 Kabupaten Tangerang Diresmikan, Perluas Akses Pendidikan Menengah di Sepatan

Siswa dan guru SMA 33 kabupaten Tangerang -Instagram @langzzsky17-

INFORADAR.ID — Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui peresmian SMAN 33 Kabupaten Tangerang di Kecamatan Sepatan pada Senin (31/8/2026).

Peresmian sekolah tersebut dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni. Kehadiran SMAN 33 diharapkan dapat memberikan akses pendidikan menengah yang lebih dekat bagi masyarakat, khususnya bagi lulusan SMP di wilayah Kecamatan Sepatan dan sekitarnya.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Banten dalam pembangunan sekolah baru tersebut. Menurutnya, keberadaan SMAN 33 tidak hanya menjadi solusi terhadap kebutuhan tempat belajar bagi lulusan SMP, tetapi juga diharapkan menjadi ruang untuk membentuk karakter dan mengembangkan potensi generasi muda.

“Dengan hadirnya sekolah baru ini, kita berharap akses masyarakat terhadap pendidikan menengah semakin dekat, mudah dan berkualitas,” ujar Maesyal Rasyid dalam kegiatan peresmian tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, pembangunan SMAN 33 merupakan bagian dari target Pemerintah Provinsi Banten untuk membangun tujuh unit sekolah baru yang terdiri atas dua SMA, empat SMK, dan satu Sekolah Khusus (SKh). Secara keseluruhan, pembangunan tersebut diproyeksikan memiliki daya tampung sekitar 1.356 peserta didik.

Upaya tersebut dilakukan seiring dengan masih adanya kebutuhan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan menengah. Pemprov Banten mencatat Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK sederajat meningkat dari 63,5 persen pada 2024 menjadi 65,28 persen pada 2025. Sementara itu, Angka Partisipasi Kasar (APK) meningkat dari 79,42 persen menjadi 82,97 persen pada periode yang sama.

Pemerintah daerah menilai pembangunan sekolah baru tidak hanya berkaitan dengan penyediaan ruang kelas, tetapi juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sekolah diharapkan mampu menjadi tempat pengembangan kemampuan akademik, karakter, sekaligus potensi generasi muda di wilayah Kabupaten Tangerang.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Banten juga menyatakan akan melanjutkan pembangunan sekolah, ruang kelas baru, serta program sekolah gratis. Program sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta disebut telah menjangkau sekitar 60 ribu peserta didik di 800 satuan pendidikan.

Kehadiran SMAN 33 juga memperkuat arah pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Dalam laman resminya, sekolah tersebut menyebut pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pembelajaran sebagai salah satu bagian dari visi pengembangannya. Sekolah juga menempatkan pengembangan kompetensi dan karakter siswa sebagai bagian dari tujuan pendidikan.

Dengan bertambahnya unit sekolah baru, pemerintah berharap kebutuhan pendidikan menengah di Kabupaten Tangerang dapat ditangani secara bertahap. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar fasilitas pendidikan yang telah dibangun dapat berkembang menjadi lingkungan belajar yang berkualitas dan mampu mencetak generasi unggul.

 

Rizki Febrian, Mahasiswa magang Universitas Serang Raya 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: