Prabowo dan PM Thailand Perkuat Kemitraan Strategis, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama

Prabowo dan PM Thailand Perkuat Kemitraan Strategis, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama

Presiden Prabowo Subianto bersama PM Thailand -Sekretariat Negara-

INFORADAR.ID – Indonesia dan Thailand kembali jalin kerja sama strategis diberbagai sektor dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anutin Charnavirakul yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, 3 Agustus 2026.

Pada pertemuan tersebut kedua negara menyepakati perluasan perdagangan, investasi keamanan, hingga ketahanan pangan dalam upaya memperkuat hubungan bilateral strategis antar negara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk meningkatkan nilai perdagangan dan investasi yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan besar. Thailand juga menyatakan kesiapan mendorong pertemuan Joint Trade Commission guna membuka peluang kerja sama baru bagi pelaku usaha kedua negara.

BACA JUGA: HP Keluaran Terbaru Agustus 2026 Ramaikan Pasar, Fitur AI dan Kamera Canggih Jadi Andalan

BACA JUGA:KKN Nusantara Kelompok 11 Lakukan Sosialisasi 5R di SDN 1 Sangkanwangi

Selain sektor ekonomi, kerja sama di bidang ketahanan pangan menjadi salah satu agenda utama. Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat perdagangan produk pertanian, mengembangkan industri halal, menjajaki kolaborasi perikanan berkelanjutan, serta memperluas kerja sama di bidang energi hijau. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok pangan di kawasan ASEAN.

Pada bidang keamanan, kedua negara saling berkomitmen meningkatkan koordinasi dalam upaya menghadapi beragam kejahatan lintas negara, termasuk perdagangan manusia, kejahatan siber dan penyelundupan yang kini kian marak terjadi. Nantinya kerja sama di sektor ini akan terus diperkuat dengan melakukan dialog antar lembaga terkait serta pengembangan industri pertahanan yang saling menguntungkan.

Penguatan hubungan ini dinilai membuka peluang lebih luas bagi investor Indonesia maupun Thailand. Dengan iklim investasi yang semakin kondusif, pelaku usaha berpotensi memperoleh akses pasar yang lebih besar, sekaligus memperluas kolaborasi di sektor manufaktur, pertanian, dan ekonomi digital.

Dengan adanya kerja sama ini semakin mempertegas posisi dua negara tersebut sebagai mitra yang strategis di kawasan Asia Tenggara. Indonesia dan Thailand terus memperkuat stabilitas kawasan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif lewat kolaborasi di berbagai bidang yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat.

BACA JUGA:UMKM Ikan Hias Indonesia Tembus Pasar Dunia, Peluang Ekspor Kian Menjanjikan

BACA JUGA:Resmi! Indonesia dan Hong Kong Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Dengan perluasan kemitraan ini, pemerintah berharap hubungan bilateral tidak hanya meningkatkan nilai perdagangan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, menarik investasi baru, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara di tengah dinamika ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait