Gubernur Andra Soni Siap Luncurkan Transportasi Baru di Banten, Ini Nama Busnya
Gubernur Andra Soni siap luncurkan transportasi baru di Banten-Dok. Istimewa-
INFORADAR.ID- Gubernur Banten Andra Soni menginformasikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten sedang mengeksplorasi informasi mengenai pelayanan angkutan umum, guna meningkatkan konektivitas transportasi bagi warga
Andra menjelaskan bahwa usaha untuk menghubungkan transportasi massal ini mirip dengan sistem bus rapid transit (BRT) yang diterapkan di beberapa wilayah.
Selain itu, Andra juga menyebutkan bahwa bus itu disebut Barata (Banten Rapid Transit). Salah satu program yang Ia tawarkan kepada masyarakat berkaitan dengan konektivitas dalam masalah transportasi.
Intinya, Ia dan yang lainnya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
BACA JUGA:Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sepakat Gelar Kongres Persatuan PWI, Paling Lambat Agustus 2025
BACA JUGA:4 Cara Membuat Profil LinkedIn Kamu Lebih Menarik di Mata Perekrut, Ikuti Langkah Ini
Andra juga menyatakan bahwa Ia dan pihak Perum Damri membahas layanan yang bisa dihadirkan untuk masyarakat salah satunya yaitu soal transportasi publik atau massal.
Ia berharap bahwa hasil diskusi ini bisa ditindaklanjuti oleh dinas terkait untuk meningkatkan konektivitas dalam pelayanan transportasi umum.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Damri Setia N. Milatia Moemin menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan kepada Pemprov Banten dalam rangka meningkatkan aksesibilitas dan fasilitas mobilitas masyarakat.
Milatia juga menjelaskan bahwa ia berkewajiban untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, di setiap daerah yang ingin meningkatkan aksesibilitas dan fasilitas mobilitas transportasi, Ia akan siap membantu dan mendukung.
BACA JUGA:Siap Dibongkar! Pemkot Serang Kerahkan Alat Berat untuk Bongkar Bangli di Stadion Maulana Yusuf
BACA JUGA:5 Tablet Samsung Terbaik untuk Pelajar: Mempermudah Pembelajaran Online
Selain itu, Milatia juga menyatakan bahwa mobilitas masyarakat, baik di dalam kota maupun perjalanan dari Serang ke Jakarta dan sebaliknya, sangat tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya adanya konektivitas dalam transportasi publik.
“Tadi kita coba bahas bagaimana membuat interkonektivitas antara Serang dan sekitarnya serta dengan Jakarta. Sehingga memudahkan mobilitas masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
