Mengenal Guilinggao, Jeli Herbal Khas China Bentuk Kura-Kura Unik yang Viral
kini hadir kembali jeli unik asal China bernama guilinggao yang dibentuk menyerupai kura-kura kecil.--
INFORADAR.ID – Tren hidangan penutup (dessert) kembali diramaikan oleh sajian unik khas Negeri Tirai Bambu. Berdasarkan laporan dari detikFood, jeli herbal bernama guilinggao yang dibentuk menyerupai kura-kura kecil warna hitam sedang ramai diperbincangkan di media sosial setelah disajikan bersama teh susu (milk tea) dan aneka minuman segar.
Secara tekstur, jeli ini cenderung kenyal namun kokoh dan mudah hancur di mulut dengan cita rasa khas manis bercampur sedikit pahit. Kemunculannya di media sosial menuai reaksi beragam dari warganet, sebagian menganggapnya sangat menggemaskan, sementara sebagian lainnya merasa enggan menyantapnya karena bentuknya yang dinilai sangat mirip dengan kura-kura asli.
Meskipun terlihat seperti tren baru, guilinggao sebenarnya merupakan hidangan tradisional dengan sejarah panjang yang telah dikonsumsi sejak masa Dinasti Qing di China. Di masa lalu, racikan ini difungsikan sebagai makanan obat 'pendingin' tubuh yang dinikmati usai menyantap hidangan berat, pedas, atau saat cuaca panas.
Secara historis, guilinggao dibuat dari campuran cangkang kura-kura emas (Golden Coin Turtle) yang dihancurkan bersama akar herbal Smilax glabra serta tanaman obat lainnya.
Namun, seiring dengan penetapan status kura-kura emas sebagai spesies yang terancam punah, industri kuliner modern telah mengalihkan racikannya menggunakan bahan-bahan berbasis tanaman (vegan) serta pembentuk jeli atau agar-agar.
Evolusi guilinggao dari ramuan obat tradisional menjadi hidangan penutup yang populer menunjukkan fleksibilitas budaya kuliner dalam menyesuaikan diri dengan selera zaman.
Penambahan cita rasa manis tanpa menghilangkan karakteristik herbalnya berhasil membuat kuliner warisan ini tetap relevan dan diminati oleh generasi muda secara global.
Fenomena viralnya jeli kura-kura ini memperlihatkan bagaimana estetika bentuk dan penyajian dapat mengangkat kembali warisan kuliner kuno ke panggung tren modern.
Inovasi visual tanpa mengorbankan akar kebudayaan menjadi kunci penting dalam menarik minat konsumen global terhadap kuliner berbasis bahan herbal.
Ke depannya, kepopuleran hidangan sehat berbahan dasar herbal diprediksi akan terus meningkat seiring tingginya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Kepraktisan penyajian guilinggao di kafe-kafe kekinian diperkirakan bakal memperluas jangkauan pasar kuliner tradisional China di tingkat internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: