INFORADAR.ID - Sebanyak 30 siswa SMK Negeri 1 Ciruas melakukan kunjungan sekaligus pelatihan jurnalistik di Radar Banten.
Kegiatan ini merupakan pembekalan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik, untuk memperdalam kemampuan menulis berita, Kamis (24/9) di Aula Lantai 1 Gedung Graha Pena Radar Banten.
Turut hadir Wakil Kepala SMKN 1 Ciruas Umaidi dan para guru pendamping. Kegiatan pelatihan jurnalistik disampaikan oleh Editor Radar Banten Daru Pamungkas.
Selain itu, para siswa juga diajak melihat langsung mesin percetakan koran dan cara kerjanya, mereka sangat antusias serta mendapatkan wawasan baru terkait proses produksi berita.
Umaidi mengatakan, kegiatan kunjungan ini merupakan bentuk upaya sekolah terhadap peningkatan wawasan, serta kemampuan siswa dalam kegiatan ekstrakulikuler Jurnalistik yang mereka pilih.
"Jadi, kami ingin siswa melihat dan belajar langsung ke Radar Banten, yang memang merupakan media cetak terpercaya dan terbesar di Provinsi Banten," katanya.
BACA JUGA:Kunjungi Radar Banten, Ekskul Jurnalistik MTsN 5 Serang Perdalam Skill Penulisan Berita
Ia berharap, para siswa mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dari Radar Banten, baik untuk kegiatan-kegiatan di sekolah, hingga bekal skill siswa ketika lulus nanti.
"Semoga kunjungan ini memberikan manfaat dan peningkatan skill menulis berita bagi siswa," harapnya.
Sementara itu, Pembina ekstrakurikuler Jurnalistik SMKN 1 Ciruas Kab Serang Nadaa Rida L.A menambahkan, tujuan lain dari kunjungan ini ialah memotivasi siswa untuk lebih berani dalam menyampaikan aspirasi dan menghasilkan karya informatif.
“Jurnalistik itu luas, tidak hanya terkait dengan segi dokumentasi foto dan video, tetapi juga tentang membuka mata orang lain melalui tulisan atau bahkan dengan suara,” ujarnya.
Nada menilai, para siswa masih perlu banyak dorongan dan pengalaman agar lebih berani lagi dalam menyampaikan aspirasi.
"Kami juga menganggap Radar Banten sebagai salah satu media yang mampu memberi wadah, semangat dan inspirasi dalam dunia berita. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk kembali mengenalkan media cetak kepada para pemuda.