INFORADAR.ID — Charles Leclerc harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat pada Grand Prix Italia 2026 setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Monza, Minggu (6/9/2026). Insiden tersebut bahkan membuat balapan dihentikan sementara dengan bendera merah.
Leclerc yang memperkuat Ferrari memulai balapan dari posisi ketiga. Namun, balapan baru memasuki lap kedua ketika pembalap asal Monako itu kehilangan kendali atas mobilnya di area Parabolica.
Saat itu, Leclerc sedang berada dalam tekanan Oscar Piastri. Mobil Ferrari tersebut mengalami perubahan arah secara tiba-tiba sebelum meluncur keluar lintasan dan menghantam pembatas ban dengan keras.
Benturan tersebut menyebabkan mobil Leclerc mengalami kerusakan cukup parah. Posisi mobil dan kondisi pembatas ban di sekitar lokasi kecelakaan membuat race director mengeluarkan bendera merah untuk menghentikan balapan sementara.
Leclerc berhasil keluar sendiri dari mobil setelah kecelakaan. Ia kemudian menjalani pemeriksaan medis dan dinyatakan tidak mengalami cedera serius akibat benturan tersebut.
Meski secara umum kondisinya baik, Leclerc mengungkapkan bahwa penglihatannya sempat terganggu setelah kecelakaan. Penglihatan pada mata kanannya disebut sempat tidak normal sesaat setelah benturan.
Leclerc juga menyebut masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab insiden tersebut. Ferrari turut perlu menganalisis data mobil untuk mengetahui apakah terdapat masalah pada mobil sebelum kecelakaan.
Kecelakaan ini menjadi pukulan bagi Ferrari karena terjadi di hadapan pendukung mereka sendiri. Leclerc sebelumnya berada dalam posisi kompetitif untuk bersaing di barisan depan sebelum insiden tersebut mengakhiri balapannya.
Balapan kemudian dilanjutkan setelah pembatas ban di area kecelakaan diperbaiki. George Russell memimpin jalannya restart, sementara Leclerc harus menerima hasil DNF pada balapan kandang Ferrari tersebut.
Leclerc kini dijadwalkan menjalani pemeriksaan tambahan sebelum GP berikutnya di Madrid. Sang pembalap berharap kondisinya cukup baik untuk kembali berlaga pada akhir pekan mendatang.
Penulis: Ghaida Fathya Umami mahasiswa magang Universitas Serang Raya