INFORADAR.ID — Rony Parulian resmi membuka babak baru perjalanan musiknya lewat album studio kedua bertajuk Dunia dan Seisinya. Album tersebut resmi dirilis pada Jumat (4/9/2026) di bawah naungan Universal Music Indonesia.
Album ini menjadi kelanjutan dari perjalanan Rony setelah sebelumnya memperkenalkan karya debutnya, Rahasia Pertama, pada 2025. Kali ini, Rony menghadirkan materi yang lebih personal dengan menggali berbagai pengalaman dan perasaan yang ia temui dalam kehidupan.
Dunia dan Seisinya terdiri dari 10 lagu yang memiliki benang merah berupa cinta dan dinamika kehidupan manusia. Setiap lagu membawa cerita dengan suasana yang berbeda, mulai dari perasaan jatuh cinta hingga berbagai hal yang muncul dalam perjalanan seseorang menjalani kehidupan.
Rony tidak hanya berperan sebagai penyanyi dalam album tersebut. Ia juga terlibat dalam proses penulisan sejumlah lagu, sehingga materi yang dihasilkan terasa lebih dekat dengan pengalaman dan sudut pandangnya sebagai seorang musisi.
Salah satu lagu yang menjadi bagian dari album ini adalah Kencan Pertama. Lagu tersebut bahkan disebut menjadi titik awal berkembangnya ide untuk keseluruhan album setelah Rony mengembangkan sejumlah gagasan yang sebelumnya telah ia simpan.
Dari sisi produksi, Rony menggandeng sejumlah nama di industri musik Indonesia. Lafa Pratomo, Krisna Trias, Rendy Pandugo, dan Petra Sihombing ikut berkontribusi dalam proses kreatif album tersebut.
Kolaborasi dengan para produser tersebut membuat warna musik Rony semakin beragam. Jika karya sebelumnya menjadi tahap awal dalam memperkenalkan identitasnya sebagai musisi, album kedua ini memberikan ruang yang lebih luas untuk bereksplorasi.
Sebelum album penuh dirilis, Rony telah memperkenalkan sejumlah materi kepada pendengar melalui lagu Februari dan Waltz Akhir Zaman. Kedua lagu tersebut kemudian menjadi bagian dari daftar lagu Dunia dan Seisinya.
Menariknya, Rony juga menyiapkan lagu Kau Akan Sampai sebagai salah satu materi yang cukup menantang ketika dibawakan secara langsung. Lagu tersebut memiliki bagian bernada tinggi yang membutuhkan persiapan lebih saat tampil bersama band.
Kini, seluruh perjalanan kreatif tersebut telah terangkum dalam Dunia dan Seisinya. Album berisi 10 lagu itu sudah tersedia di berbagai platform musik digital mulai hari ini.
Melalui karya terbarunya, Rony Parulian tidak sekadar ingin menghadirkan kumpulan lagu, tetapi juga mengajak pendengar menemukan cerita dan pengalaman mereka sendiri di dalam setiap bagian album.
Penulis: Ghaida Fathya Umami mahasiswa magang Universitas Serang Raya