SEFAS Group Resmi Akuisisi 100 Persen Bisnis SPBU Shell di Indonesia

Kamis 20-08-2026,15:42 WIB
Reporter : Ihksannudin
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID — Kabar terbaru datang dari salah satu bisnis SPBU swasta di Indonesia Shell. Pada 19 Agustus 2026 Shell Indonesia baru saja diakuisisi sepenuhnya oleh SEFAS Group dan menjadi perkembangan baru setelah rencana pengalihan bisnis SPBU Shell saat pertama kali diumumkan pada 2025.

CEO SEFAS Group Ricky Roesli mengatakan perusahaan bangga mengambil langkah baru dengan masuk lebih jauh ke sektor ritel energi. Menurutnya, akuisisi tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis ritel energi sekaligus memperkuat peran perusahaan lokal di Indonesia.

Dalam pengakuan sisi seratus persen ini, SEFAS menegaskan dilakukann sepenuhnya oleh perusahaan, bukan dari perusahaan patungan bersama Citadel Pacific Limited. Pada bulan Mei tahun 2025 rumor SPBU Shell akan diakuisisi oleh perusahaan patungan antara Citadel Pacific Limited dan SEFAS sempat mencuat.

BACA JUGA:Sayembara Mencari Ijazah, atau Mencari Panggung?

BACA JUGA:Bromo Dibuka Lagi, Usai Kebakaran 1.121 Hektare Warga Diminta Tak Lengah

Bisnis yang dialihkan mencakup jaringan SPBU Shell di Indonesia. Shell sebelumnya menyebut memiliki sekitar 200 lokasi SPBU, dengan lebih dari 160 lokasi dimiliki perusahaan, serta terminal penyimpanan BBM di Gresik. Namun, bisnis pelumas Shell di Indonesia tidak termasuk dalam transaksi tersebut.

Walaupun kini bisnis SPBU berlaih sisi, konsumen tidak perlu khawatir akan kehilangan merek Shell. SEFAS menyatakan rencananya akan tetak menggunakan nama merek Shell melalui skema lisensi. Dengan demikian, aktivitas SPBU dan layanan kepada konsumen akan tetap berlanjut.

SEFAS sendiri bukan pemain baru dalam industri energi. Perusahaan yang berdiri pada 1997 tersebut dikenal sebagai distributor pelumas Shell di Indonesia. Pendiri SEFAS adalah Herman Soegeng dan Ricky Roesli, yang kemudian mengembangkan perusahaan ke berbagai bidang terkait energi dan rantai pasok.

BACA JUGA:Bukan Dilan, Ini Alasan Film ‘Dan Bandung’ Bikin Kisah Cinta Pidi Baiq Makin Menyayat Hati

BACA JUGA:PPPK Paruh Waktu Jadi Full Time 2027, Menkeu Pastikan Fiskal Negara Tetap Aman

Selanjutnya penyelesaian akusisi 100 persen bisnis SPBU tersebut sedang menunggu persetujuan regulator dan persyaratan umum lainnya. SEFAS memperkirakan transaksi tersebut bisa rampung pada 2026. Jika seluruh proses telah selesai semua, akuisisi ini akan menjadi langkah besar perusahaan lokal dalam memperluas bisnis ritel energi di Indonesia.

Kategori :