INFORADAR.ID — Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan daya tariknya di kancah internasional. Tiga film Indonesia berhasil masuk jajaran tontonan favorit penonton Netflix di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan data platform Netflix melalui situs TUDUM untuk periode 25–31 Mei 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa karya sineas Tanah Air semakin diterima oleh penonton lintas negara. Tidak hanya populer di Indonesia, film-film tersebut juga meraih perhatian besar dari penonton di Malaysia dan Singapura.
1. Alas Roban
Film horor ini menjadi film Indonesia yang paling banyak disaksikan oleh pelanggan Netflix di Malaysia dan juga mendapat respons positif dari penonton Singapura. Mengangkat kisah seorang ibu tunggal bernama Sita yang melakukan perjalanan bersama putrinya melalui jalur angker Alas Roban, film ini menghadirkan teror supranatural yang menegangkan.
Dalam satu pekan, film ini mencatat sekitar 1,5 juta penayangan dengan total 2,8 juta jam tayang di Netflix.
2. Agak Laen: Menyala Pantiku!
Film bergenre komedi ini juga berhasil mencuri perhatian penonton ASEAN, khususnya di Malaysia. Ceritanya mengikuti empat detektif yang harus menyamar sebagai perawat di sebuah panti jompo untuk menangkap seorang buronan. Kombinasi humor dan cerita yang unik membuat film ini menjadi salah satu tontonan favorit di Netflix.
BACA JUGA:Resmi Berakhir, Netflix Pastikan Serial Hits Globa
BACA JUGA:Angkat Realitas Fandom K-Pop, Serial
Selama periode penghitungan yang sama, film ini meraih sekitar 1,5 juta penayangan dengan total 2,9 juta jam tayang.
3. Qorin 2
Posisi berikutnya ditempati oleh Qorin 2, film horor yang mengangkat isu perundungan di sekolah dan misteri kelam yang tersembunyi di sebuah kampung. Film ini menjadi salah satu film Indonesia yang paling banyak ditonton di Indonesia, Malaysia, dan Singapura secara bersamaan.
Netflix mencatat film tersebut memperoleh sekitar 1 juta penayangan dengan total 1,8 juta jam tayang selama periode 25–31 Mei 2026.
Popularitas ketiga film tersebut memperlihatkan bahwa karya perfilman Indonesia semakin mampu bersaing di platform streaming global. Dominasi genre horor yang diwakili Alas Roban dan Qorin 2, serta komedi melalui Agak Laen: Menyala Pantiku!, menunjukkan keberagaman cerita lokal yang berhasil menarik minat penonton di kawasan ASEAN.
Capaian ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan industri kreatif di Asia Tenggara, dengan semakin banyak film lokal yang mampu menembus pasar internasional melalui platform digital.