INFORADAR.ID - Prestasi membanggakan diraih oleh Alwina Nasta Sulaeman atau yang akrab disapa Alwi. Mahasiswa asal Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten ini berhasil menyelesaikan studinya hanya dalam waktu 3,5 tahun sekaligus meraih predikat sebagai lulusan terbaik Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Alwi, yang kini berusia 25 tahun, merupakan mahasiswa program studi Hukum Tata Negara angkatan 2022. Ia berhasil menyelesaikan studinya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81. Capaian tersebut tidak lepas dari konsistensinya dalam menjaga performa akademik sejak awal perkuliahan.
Rahasia utamanya adalah konsisten. Ia menjaga nilai dari semester 1 sampai semester 5 dengan aktif di ruang diskusi perkuliahan, dan sejak awal sudah punya perencanaan untuk lulus di semester 7.
Perjalanan studinya tidak selalu mudah. Alwi mengaku tantangan terbesar yang dihadapi selama proses penyusunan skripsi adalah menjaga mental serta harus mengorbankan waktu bersama keluarga, teman, dan orang terdekat. Ia juga dituntut untuk bekerja lebih ekstra, baik dari segi tenaga maupun pikiran, dibandingkan mahasiswa pada umumnya.
Meski demikian, Alwi bukanlah tipe mahasiswa “kupu-kupu” (kuliah pulang). Ia tetap aktif di organisasi serta beberapa kegiatan dan perlombaan. Menurutnya, kunci utama dalam menyeimbangkan akademik dan aktivitas lainnya adalah manajemen waktu dan kemampuan menentukan skala prioritas.
BACA JUGA:Untirta Kukuhkan 715 Lulusan pada Wisuda Gelombang I Tahun 2026
BACA JUGA:UNSERA Gelar Wisuda, 777 Lulusan Perkuat Komitmen Cetak SDM Unggul di Banten
“Sebagai mahasiswa, saya tetap mengedepankan tanggung jawab utama untuk menyelesaikan kuliah, tanpa meninggalkan peran di organisasi,” jelasnya.
Dalam prosesnya, Alwi juga pernah merasakan kejenuhan atau burnout. Namun, ia memiliki cara tersendiri untuk bangkit kembali, yakni dengan mengingat tujuan awal serta harapan orang tua.
Motivasi terbesar Alwi untuk lulus lebih cepat berangkat dari perencanaan yang sudah ia susun sejak awal. Ia menyadari bahwa komitmen untuk lulus lebih awal harus diiringi dengan usaha yang lebih besar. Selain itu, ia juga ingin segera mewujudkan berbagai mimpi serta membanggakan kedua orang tuanya.
Sosok yang paling berpengaruh dalam perjalanan akademiknya adalah kedua orang tua, terutama sang ibu. Ia mengingat pesan ibunya yang menjadi motivasi kuat dalam hidupnya.
BACA JUGA:Gagal di UTBK Bukan Akhir, Rahasia Lolos Jalur Langit ala Duta KPI UIN Banten
“Walaupun ibu saya tidak lulus SD, beliau selalu berpesan agar anak-anaknya bisa sekolah hingga kuliah. Itu yang selalu saya pegang sampai sekarang,” ujarnya.
Perasaan haru dan bangga dirasakan Alwi saat namanya diumumkan sebagai lulusan terbaik Fakultas Syariah. Ia mengaku tidak pernah menargetkan gelar tersebut sejak awal, namun berusaha memberikan yang terbaik di setiap proses.
Alwi juga membagikan tips bagi mahasiswa lain yang ingin lulus cepat tanpa mengorbankan kualitas nilai. Menurutnya, penting untuk memiliki perencanaan sejak awal, menjaga konsistensi, serta tidak membandingkan proses dengan orang lain.
“Setiap orang punya proses yang berbeda. Yang penting tetap yakin, konsisten, dan mampu mengatur prioritas,” pesannya.
Setelah resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.), Alwi berencana untuk berkarier terlebih dahulu dan mengikuti seleksi CPNS. Ia juga memiliki rencana jangka panjang untuk melanjutkan studi ke jenjang S2.
BACA JUGA:OJK dan Untirta Gelar Sosialisasi Pasar Modal untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda
BACA JUGA:Mahasiswi UIN Banten Rachma Dhiyaul Jannah Raih Beasiswa Indah Kiat Scholarship 2026
Ke depan, Alwi berharap ilmu yang diperolehnya dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas. Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang masih berjuang agar tidak mudah menyerah.