INFORADAR.ID - Selama ini, kita mungkin sering mendengar nasihat untuk menjauhi gula jika ingin tampil awet muda. Gula sering dianggap sebagai penyebab kulit kusam dan munculnya kerutan dini. Namun, tahukah Anda bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar?
Dalam dunia perawatan kulit (skincare), gula ternyata menyimpan potensi mengejutkan yang justru bisa membantu melawan tanda-tanda penuaan jika digunakan dengan cara yang tepat.
Rahasia dari Butiran Gula
Bukan berarti Anda harus mengonsumsi gula lebih banyak, ya. Kunci awet muda yang dimaksud di sini adalah penggunaan gula sebagai bahan alami dalam produk perawatan kulit, seperti scrub.
Secara kimiawi, gula adalah sumber alami asam glikolat (glycolic acid) yang termasuk dalam keluarga Alpha Hydroxy Acid (AHA). Zat ini sudah lama dikenal para ahli kecantikan sebagai bahan ampuh untuk meremajakan kulit.
BACA JUGA:Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu, Fokus Pulihkan Kesehatan
Mengapa gula bisa mencegah penuaan? Jawabannya ada pada kemampuannya melakukan eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati. Seiring bertambahnya usia, proses regenerasi kulit melambat, membuat wajah tampak kusam dan garis halus lebih terlihat.
Butiran gula yang lembut mampu mengangkat tumpukan sel kulit mati tersebut tanpa merusak lapisan kulit di bawahnya, sehingga kulit lebih cepat memproduksi sel baru yang lebih segar dan kenyal.
Kulit Lebih Lembap dan Cerah
Selain mengangkat sel kulit mati, gula memiliki sifat humektan alami. Artinya, gula mampu menarik kelembapan dari udara ke dalam kulit Anda. Inilah alasan mengapa kulit yang dirawat dengan bahan dasar gula terasa lebih terhidrasi dan tampak lebih "bercahaya" (glowing).
Ketika kulit terhidrasi dengan baik, garis-garis halus akibat kekeringan akan tersamarkan dengan sendirinya, memberikan tampilan wajah yang jauh lebih segar.
BACA JUGA:Fasilitas Kesehatan di Kota Tangerang Kembali Normal Pasca Cuti Bersama
BACA JUGA:GenBI Banten Gelar Health Talk Ramadan, Bahas Pentingnya Menjaga Kesehatan Saat Puasa
Hindari Gula dalam Makanan, Pilih yang Topikal
Perlu diingat, ada perbedaan besar antara efek gula yang dimakan dengan gula yang dioleskan. Mengonsumsi gula berlebih secara rutin memang bisa memicu proses glikasi suatu kondisi di mana kadar gula darah yang tinggi merusak kolagen dan membuat kulit kehilangan elastisitasnya.
Jadi, rahasia awet mudanya adalah mengurangi konsumsi gula namun memanfaatkannya sebagai perawatan luar untuk menutrisi kulit secara langsung.
Cara Menggunakannya dengan Aman
Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa membuat masker atau scrub sederhana di rumah. Campurkan satu sendok teh gula pasir halus dengan sedikit minyak zaitun atau madu. Pijatkan secara lembut pada wajah dengan gerakan memutar selama satu menit, lalu bilas.
Ingat, jangan terlalu keras menggosoknya agar tidak menyebabkan iritasi. Lakukanlah cukup satu hingga dua kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal.
BACA JUGA:Cowok Juga Bisa Kesepian, Tapi Jarang Cerita” — Isu Kesehatan Mental Pria Mulai Disorot
BACA JUGA:Tidur Setelah Sahur, Baik atau Buruk bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya
Perawatan alami memang menarik, namun tetap perlu kehati-hatian. Jika Anda memiliki kulit sensitif atau berjerawat, sebaiknya lakukan tes kecil di area belakang telinga sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah.
Menggunakan gula untuk perawatan kulit adalah cara cerdas dan hemat untuk tampil menawan, asalkan dilakukan dengan teknik yang benar dan tidak berlebihan.
Kini terbukti bahwa bahan yang sering kita temukan di dapur ini ternyata bisa menjadi "senjata rahasia" bagi kecantikan perempuan. Dengan memahami cara kerja gula pada kulit, Anda tidak perlu lagi terjebak dalam mitos yang menyesatkan.
Kuncinya sederhana: kurangi gula di dalam cangkir teh Anda, dan manfaatkan kekuatannya di luar untuk menjaga elastisitas kulit tetap terjaga seiring bertambahnya usia.
BACA JUGA:Tidur Setelah Sahur, Baik atau Buruk bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya
BACA JUGA:Waspada, Ini Dampak Negatif Terlalu Banyak Mengonsumsi Tepung Bagi Kesehatan