Makam Keramat Diduga Fiktif di Pandeglang Dibongkar Warga

Senin 30-03-2026,15:31 WIB
Reporter : Haidaroh
Editor : Haidaroh

PANDEGLANG, INFORADAR.ID – Warga Kampung Jaura, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, membongkar sebuah makam yang diduga tidak memiliki asal-usul jelas. Makam yang sempat dianggap keramat itu dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Keberadaan makam tersebut sebelumnya memicu keresahan warga. Selain dianggap tidak memiliki riwayat yang jelas, lokasi itu juga dikhawatirkan dapat memunculkan pemahaman yang menyimpang, terutama terkait kepercayaan masyarakat.

Pembongkaran dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi polemik berkepanjangan. Warga berharap, dengan dibongkarnya makam tersebut, tidak ada lagi aktivitas yang berpotensi menyesatkan.

Ketua MUI Desa Panjangjaya, Suhendi, menjelaskan bahwa informasi mengenai makam itu pertama kali diperoleh dari laporan warga. Ia kemudian meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan kebenarannya.

“Awalnya ada laporan warga tentang adanya makam baru. Setelah kami cek, ternyata memang ada bangunan makam di lokasi tersebut,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

Menurutnya, persoalan utama terletak pada tidak adanya keterangan jelas terkait identitas maupun silsilah orang yang dimakamkan. Hal inilah yang memunculkan kecurigaan di kalangan warga.

“Yang jadi perhatian kami bukan bangunannya, tapi tidak ada penjelasan mengenai siapa yang dimakamkan di sana,” jelasnya.

Ia juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, jika makam tersebut dibiarkan.

Sebelum pembongkaran dilakukan, Suhendi mengaku telah berkonsultasi dengan tokoh agama setempat. Berdasarkan hasil musyawarah, disepakati bahwa makam tersebut sebaiknya dibongkar.

Proses pembongkaran akhirnya dilakukan secara bersama-sama oleh warga dengan melibatkan pemerintah desa, pihak kecamatan, serta Satpol PP Kabupaten Pandeglang.

 

Warga berharap langkah ini dapat menjaga ketertiban lingkungan sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman di kemudian hari.

Kategori :