Tips Simpan Koleksi Baju Lebaran agar Tetap Awet di Lemari

Selasa 17-03-2026,14:27 WIB
Reporter : Muhammad Umar Atala
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID - Setelah kemeriahan Lebaran usai, saatnya memberi perhatian ekstra pada koleksi baju baru yang telah Anda kenakan.

Perawatan yang salah saat penyimpanan bisa membuat bahan baju cepat kusam, berjamur, atau kehilangan bentuk aslinya.

Berikut adalah langkah sederhana untuk memastikan baju Anda tetap dalam kondisi prima.

1. Cuci Sebelum Disimpan

Jangan pernah menyimpan baju yang sudah dipakai tanpa dicuci. Keringat, sisa parfum, atau noda makanan yang tidak terlihat bisa menjadi magnet bagi jamur dan serangga. Pastikan baju telah dicuci sesuai label instruksi perawatan dan benar-benar kering sebelum masuk ke lemari agar tidak berbau apek.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026 H-6 Meningkat, 88.791 Pemudik Sudah Menyeberang ke Sumatera

BACA JUGA:Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

2. Gunakan Hanger yang Tepat

Untuk bahan yang mudah kusut seperti katun atau linen, sebaiknya baju digantung menggunakan hanger berbahan plastik halus atau yang dilapisi busa.

Hindari hanger kawat karena dapat membuat bagian bahu baju melar atau bahkan merusak serat kain.

3. Lipat Baju Berbahan Rajut

Berbeda dengan kemeja, baju berbahan rajut (knitwear) justru tidak disarankan untuk digantung. Berat dari bahan itu sendiri akan membuat baju rajut menjadi melar dan berubah bentuk.

Sebaiknya, lipat baju dengan rapi dan susun di rak atau simpan di dalam kotak penyimpanan.

BACA JUGA:H-4 Lebaran, Penumpang di Stasiun Rangkasbitung Tembus 300 Ribu Lebih

BACA JUGA:Sepatu Slip-on Estetik, Andalan Tampil Modis dan Nyaman Saat Keliling Lebaran

4. Gunakan Pelindung Pakaian (Garment Bag)

Untuk baju Lebaran yang memiliki detail seperti payet, manik-manik, atau bahan brokat yang rentan tersangkut, gunakan penutup pakaian berbahan kain (garment bag).

Hindari plastik, karena plastik dapat memerangkap kelembapan dan menyebabkan kain menjadi kekuningan atau berjamur.

Pastikan lemari Anda tidak terlalu penuh agar udara tetap bisa mengalir. Lemari yang terlalu sesak akan meningkatkan kelembapan.

Sesekali, buka pintu lemari dan biarkan udara segar masuk untuk mencegah munculnya aroma tidak sedap.

BACA JUGA:Menjelang Lebaran, Tradisi Mudik Mulai Ramai Dipersiapkan

BACA JUGA:Trend Hampers Lebaran Kekinian, dari Dessert Box hingga Paket Self Care

6. Gunakan Anti-Jamur Alami

Alih-alih menggunakan kapur barus berbahan kimia yang berbau tajam, Anda bisa menggunakan bahan alami seperti silika gel atau kantong berisi bunga lavender kering. Bahan ini efektif menyerap kelembapan dan menjaga aroma baju tetap segar tanpa merusak serat kain.

Jauhkan lemari dari dinding yang lembap atau area yang terkena sinar matahari langsung. Dinding yang lembap bisa memicu pertumbuhan jamur, sementara sinar matahari yang menerpa lemari secara terus-menerus dapat membuat warna pakaian pudar dalam waktu singkat.

Luangkan waktu setidaknya sebulan sekali untuk mengeluarkan baju, mengibaskannya, dan menjemurnya sebentar di tempat teduh dengan aliran udara yang baik (diangin-anginkan). Langkah ini sangat efektif untuk memutus siklus hidup serangga kecil yang mungkin bersarang di lipatan baju.

BACA JUGA:Konsumsi Meningkat, Penggunaan Paylater Melonjak 42% Menjelang Lebaran

BACA JUGA:Hindari Keramaian Pantai, Ini Rekomendasi Tempat Libur Lebaran Seru Bersama Keluarga

Kategori :