INFORADAR.ID - Banyak orang menganggap menguap hanyalah tanda mengantuk atau bosan.
Namun tahukah kamu, menguap secara berlebihan meski tidak merasa lelah ternyata bisa berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, termasuk gangguan jantung dan risiko stroke? Simak artikel ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian.
Secara normal, menguap adalah respons tubuh untuk membantu meningkatkan kadar oksigen dan mengatur suhu otak. N
amun jika frekuensinya terlalu sering dan terjadi tanpa sebab yang jelas, kondisi ini patut diwaspadai.
Dalam beberapa kasus, menguap berlebihan dapat berhubungan dengan gangguan pada sistem saraf otonom yang mengatur detak jantung dan tekanan darah.
Pada penderita gangguan jantung, terutama yang mengalami masalah irama jantung atau penurunan fungsi jantung, tubuh bisa memberikan sinyal tidak biasa, salah satunya melalui refleks menguap.
Ketika jantung tidak memompa darah secara optimal, suplai oksigen ke otak dapat sedikit terganggu.
Tubuh kemudian merespons dengan meningkatkan frekuensi menguap.
Selain itu, menguap berlebihan juga pernah dikaitkan dengan gangguan pada area otak tertentu yang berperan dalam regulasi saraf. Pada beberapa kasus stroke, terutama yang menyerang batang otak, pasien dilaporkan mengalami episode menguap terus-menerus sebelum atau saat serangan terjadi.
Stroke sendiri terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, baik karena sumbatan maupun pecahnya pembuluh darah.
Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera karena dapat menyebabkan kerusakan permanen.
Jangan Panik, Perhatikan Gejala Lain
Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa menguap berlebihan tidak selalu berarti seseorang mengalami gangguan jantung atau stroke. Ada banyak penyebab lain yang lebih umum, seperti:
Kurang tidur
Stres berlebihan