INFORADAR.ID - Oatmeal menjadi salah satu menu sahur yang semakin diminati masyarakat selama bulan Ramadhan.
Makanan berbahan dasar gandum utuh ini dinilai mampu membantu menjaga energi tetap stabil selama menjalani puasa seharian. Kandungan serat tinggi serta indeks glikemik yang relatif rendah membuat oatmeal kerap direkomendasikan sebagai alternatif sahur yang lebih sehat dibandingkan makanan tinggi gula dan lemak.
Secara umum, sahur berperan penting dalam menentukan daya tahan tubuh saat berpuasa. Asupan makanan yang dikonsumsi sebelum imsak akan menjadi sumber energi utama hingga waktu berbuka tiba.
Oatmeal mengandung serat larut jenis beta-glukan yang dapat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan glukosa dalam darah. Kondisi ini membantu mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba yang biasanya diikuti rasa lapar lebih cepat.
Selain serat, oatmeal juga mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Karbohidrat jenis ini berbeda dengan karbohidrat sederhana yang banyak ditemukan pada makanan manis atau olahan tepung putih.
Karbohidrat kompleks memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan saat berbuka.
Dari sisi kandungan gizi, oatmeal juga memiliki protein nabati, vitamin B kompleks, zat besi, dan magnesium. Kombinasi nutrisi tersebut berperan dalam mendukung metabolisme energi serta menjaga fungsi otot dan saraf tetap optimal selama tubuh tidak mendapat asupan cairan dan makanan dalam waktu yang cukup panjang.
Meski demikian, konsumsi oatmeal saat sahur tetap perlu diperhatikan cara penyajiannya. Penambahan gula berlebih, sirup manis, atau topping tinggi kalori justru dapat mengurangi manfaat kesehatannya. Oatmeal lebih dianjurkan dikombinasikan dengan potongan buah segar, kacang-kacangan, atau susu rendah lemak agar kandungan nutrisinya lebih seimbang.
Ahli gizi umumnya menyarankan agar menu sahur tidak hanya berfokus pada satu jenis makanan. Oatmeal dapat dijadikan sumber karbohidrat utama, namun tetap perlu dilengkapi dengan protein, sayuran, serta asupan cairan yang cukup.
Keseimbangan gizi menjadi kunci agar tubuh tetap bertenaga, tidak mudah lemas, dan terhindar dari dehidrasi selama berpuasa.
Tren konsumsi oatmeal di bulan Ramadhan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat. Di tengah kebiasaan mengonsumsi makanan bersantan atau gorengan saat sahur, kehadiran oatmeal menjadi alternatif yang lebih ringan bagi pencernaan.
Dengan pengolahan yang tepat dan porsi yang sesuai, oatmeal dapat menjadi pilihan menu sahur yang membantu menjaga stamina hingga waktu berbuka tiba.