Benarkah Tekstur Skincare Berpengaruh pada Efektivitasnya di Kulit? Ini Penjelasannya

Kamis 19-02-2026,17:26 WIB
Reporter : Haidaroh
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID Dunia skincare bukan hanya soal kandungan bahan aktif, tapi juga tekstur produk. 

Mulai dari gel, krim, lotion, hingga serum, semuanya ternyata punya cara kerja yang berbeda di kulit. Lalu, benarkah tekstur skincare bisa memengaruhi efektivitasnya?

Jawabannya adalah "iya!". 

Tekstur skincare berperan penting dalam menentukan seberapa baik produk menyerap dan bekerja sesuai kebutuhan kulit.

Secara sederhana, setiap tekstur dibuat untuk jenis kulit dan fungsi yang berbeda. 

Produk bertekstur ringan seperti gel atau water-based biasanya lebih cepat meresap dan cocok untuk kulit berminyak atau berjerawat karena tidak terasa berat dan minim risiko menyumbat pori.

Sementara itu, tekstur krim yang lebih tebal cenderung mengandung lebih banyak minyak sehingga mampu mengunci kelembapan lebih lama, itu sebabnya lebih ideal untuk kulit kering.

Tekstur juga memengaruhi kenyamanan saat dipakai. 

Skincare yang terlalu berat pada kulit berminyak misalnya, bisa terasa lengket dan memicu timbulnya komedo. 

Sebaliknya, produk yang terlalu ringan pada kulit kering bisa terasa kurang melembapkan sehingga hasilnya tidak maksimal.

Selain itu, tekstur berkaitan dengan sistem penghantaran bahan aktif ke dalam kulit. 

Serum yang cair dan ringan umumnya diformulasikan agar bahan aktifnya lebih cepat meresap, sedangkan krim berfungsi sebagai “pengunci” agar hidrasi dan nutrisi tidak mudah menguap.

Meski begitu, tekstur bukan satu-satunya penentu efektif atau tidaknya sebuah produk. 

Kandungan bahan aktif, kondisi skin barrier, cara pemakaian, serta konsistensi penggunaan tetap menjadi faktor utama.

Kesimpulannya, memilih tekstur skincare yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit bisa membantu produk bekerja lebih optimal. 

Kategori :