INFORQDAR.ID - Masalah rambut rontok dan ketombe masih menjadi keluhan utama banyak orang di Indonesia. Perubahan cuaca, stres, pola makan yang kurang seimbang, hingga penggunaan produk yang tidak sesuai sering kali menjadi pemicu utama gangguan kesehatan kulit kepala tersebut.
Sejumlah praktisi kecantikan menyebutkan bahwa kasus rambut rontok dan ketombe meningkat, terutama di kalangan remaja hingga usia produktif. Rambut rontok umumnya terjadi akibat akar rambut yang melemah, sementara ketombe muncul karena kondisi kulit kepala yang terlalu kering atau justru terlalu berminyak.
“Banyak yang mengira ketombe hanya karena jarang keramas, padahal bisa juga karena reaksi kulit kepala terhadap produk tertentu atau pertumbuhan jamur alami yang berlebihan,” ujar seorang hair stylist di Bandung.
Untuk mengatasi rambut rontok, para ahli menyarankan penggunaan sampo khusus anti-hair fall yang mengandung biotin, kafein, atau ginseng. Selain itu, pijatan lembut saat keramas dapat membantu melancarkan sirkulasi darah di kulit kepala sehingga akar rambut lebih kuat. Penggunaan vitamin rambut dan hair tonic juga dapat menjadi pilihan tambahan.
Sementara untuk ketombe, pemilihan sampo dengan kandungan zinc, tea tree oil, atau selenium sulfide dinilai efektif membantu mengurangi serpihan putih di kulit kepala. Penting pula untuk menjaga kebersihan sisir dan tidak terlalu sering menggunakan topi dalam waktu lama agar kulit kepala tetap bisa “bernapas”.
Tak kalah penting, faktor gaya hidup juga berpengaruh besar. Konsumsi makanan bergizi yang kaya protein, zat besi, dan vitamin B dapat membantu memperkuat rambut dari dalam. Mengelola stres serta mengurangi penggunaan alat styling panas juga menjadi langkah pencegahan yang dianjurkan.
Jika keluhan tidak kunjung membaik atau disertai rasa gatal berlebihan hingga kemerahan, masyarakat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kulit agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Dengan perawatan yang sesuai dan konsisten, masalah rambut rontok dan ketombe dapat dikendalikan, sehingga rambut kembali sehat dan rasa percaya diri pun meningkat.
Maria ulfah mahasiswa ilm komunikasi Universitas mathla’ulanwar Banten