Isi Tas Mahasiswi 2026: Barang Paling Penting untuk Bertahan dari Deadline Kuliah

Jumat 06-02-2026,16:45 WIB
Reporter : Lydia Khaerani
Editor : Haidaroh

Namun, ia kerap memotret materi terlebih dahulu lalu menyalinnya kembali saat sudah berada di kamar. “Aku tim nyatet di buku, soalnya feel-nya beda. Tapi kadang materinya aku foto dulu, terus nyalinnya nanti,” katanya sambil tertawa.

Hal unik lainnya dari isi tas Juliet adalah bag charm berbentuk Loopy. Ia mengatakan gantungan tas berbulu itu sering menjadi pelampiasan emosi saat suasana hati sedang buruk di kampus. 

Bahkan, ia mengaku kerap mengelus atau mengajak “berbicara” gantungan tersebut untuk menenangkan diri. “Kalau lagi bad mood, aku suka megangin bulunya Loopy. Kadang aku ajak ngobrol juga, walaupun agak aneh,” ujarnya.

Berbeda dengan Irma yang minimalis, Juliet justru cenderung membawa semua barang yang dianggap penting. Ia bahkan tak masalah jika seluruh isinya harus masuk ke dalam tote bag.

Dari dompet, tumbler, buku catatan, hingga bag charm, isi tas mahasiswi 2026 mencerminkan lebih dari sekadar kebutuhan akademik. Di baliknya, tersimpan cara sederhana untuk menjaga fokus, suasana hati, dan kesehatan mental di tengah tekanan dunia perkuliahan yang tak pernah benar-benar sepi dari deadline.

Kategori :