Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Erni Harfiani, juga menegaskan bahwa tahun ini fair tidak hanya bersifat seremonial, melainkan diarahkan menjadi program strategis tahunan.
“Kita ingin jadikan ini bukan sekadar pesta rakyat, tapi wadah kolaborasi antarsektor ekonomi, budaya, pariwisata, dan tenaga kerja,” ujarnya.
Melalui berbagai kebaruan program, Kota Serang Fair 2025 tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal.
Format baru yang lebih inklusif, edukatif, dan transformatif ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam pelaksanaan event tahunan serupa di masa mendatang.
Ditulis oleh Keisya Felisiya, Mahasiswa Magang Universitas Katolik Parahyangan