Jika motor dicuri, alat ini memungkinkan kamu dan polisi untuk segera melacaknya dengan lebih presisi.
3. Manfaatkan Aplikasi Kepolisian Resmi untuk Laporan Kehilangan
Beberapa wilayah di Indonesia sudah mengembangkan aplikasi pelaporan kehilangan kendaraan seperti aplikasi ILMU Semeru di Jawa Timur.
Setelah melaporkan lewat aplikasi, pengguna bisa mendapat notifikasi dan bantuan pelacakan dari polisi.
Bahkan, aplikasi ini bisa diakses dengan mudah hanya lewat ponsel tanpa harus datang langsung ke kantor polisi di tahap awal.
4. Cek CCTV di Sekitar Lokasi Kejadian
Jika kehilangan terjadi di area publik, langsung periksa kamera pengawas (CCTV) terdekat.
Kamu bisa meminta bantuan pengelola gedung, pemilik toko, atau satpam setempat untuk melihat rekaman.
Identifikasi waktu kejadian, ciri motor, atau wajah pelaku bisa sangat membantu polisi dalam melacak dan menyelidiki.
5. Lacak Plat Motor Lewat E-Samsat
Beberapa layanan e-Samsat menyediakan fitur pelacakan kendaraan bermotor lewat nomor polisi (plat nomor).
Cukup buka situs e-Samsat sesuai wilayah domisili, masukkan plat nomor, dan sistem akan menampilkan informasi terbaru terkait kendaraan tersebut.
Cara ini berguna jika kamu ingin tahu apakah motor sudah terdeteksi di sistem kepolisian atau berpindah tangan.
6. Lapor Langsung ke Kantor Polisi atau Samsat
Kalau semua cara digital belum membantu, langkah paling penting tetap melapor langsung ke kantor polisi atau Samsat.
Lengkapi laporan dengan dokumen seperti STNK, BPKB, dan kronologi kejadian.