FOPO: Ketakutan Terhadap Opini Orang Lain di Kalangan Gen Z

Minggu 02-03-2025,21:08 WIB
Reporter : Ghina Aulia Az-Zahra
Editor : Haidaroh

- Tekanan dari Media Sosial 

Platform seperti Instagram, TikTok, dan Twitter menciptakan lingkungan di mana seseorang sering kali merasa perlu mendapatkan validasi dalam bentuk like, komentar, dan jumlah pengikut. 

Akibatnya, banyak orang menjadi takut untuk menampilkan diri mereka yang sebenarnya karena khawatir akan kritik dan penilaian negatif.

- Budaya "Cancel Culture" 

Di era digital, kesalahan kecil bisa menjadi viral dan mengundang kecaman besar. 

Hal ini membuat banyak orang enggan berbicara atau mengekspresikan pendapat karena takut disalahpahami atau dikritik habis-habisan.

- Ekspektasi Sosial yang Tinggi 

Tekanan untuk tampil sempurna, baik dalam akademik, karier, maupun kehidupan pribadi, membuat banyak orang takut dinilai gagal oleh lingkungan sekitar. Kekhawatiran ini sering kali menjadi pemicu utama FOPO.

BACA JUGA:Fakta! Ini 5 Hal yang Hanya Dimengerti oleh Perempuan Jomblo: Kamu Salah Satunya?

BACA JUGA:Tradisi Ziarah Kubur Sebelum Ramadan: Makna dan Kebiasaan Umat Islam

3. Bagaimana Cara Mengatasi FOPO?

Meskipun sulit, FOPO dapat dikurangi dengan beberapa langkah berikut ini.

- Pahami bahwa pendapat orang lain tidak menentukan nilai diri 

Opini orang lain hanyalah sudut pandang subjektif dan tidak mencerminkan siapa diri kita sebenarnya.

- Kurangi paparan media sosial yang berlebihan 

Membandingkan diri dengan orang lain di media sosial hanya akan memperparah FOPO. Cobalah untuk membatasi waktu penggunaan media sosial agar kesehatan mental tetap terjaga.

Kategori :