INFORADAR.ID - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Bank Emas pertama di Indonesia, yang beroperasi di The Gade Tower, Jakarta Pusat pada pukul 14.00, Rabu, 26 Februari 2024.
Kehadiran bank ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan emas dalam negeri dan mendukung program hilirisasi yang telah dicanangkan pemerintah.
Bank Emas, atau sering disebut Bullion Bank, adalah institusi keuangan yang menawarkan layanan penyimpanan, pengelolaan, serta pembiayaan berbasis emas.
Dengan adanya Bank Emas, pemerintah ingin memastikan bahwa emas yang dihasilkan dapat dikelola di dalam negeri, sehingga memberi dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat.
Selama ini, emas hasil tambang Indonesia lebih sering diekspor karena belum ada sistem penyimpanan nasional yang optimal.
BACA JUGA:4 Tips Efektif Mengatur Jadwal Olahraga saat Berpuasa, Coba Lakukan Ini
Mengapa Bank Emas Didirikan?
Menurut Presiden Prabowo, Indonesia memiliki cadangan emas sekitar 2.600 ton, yang menempatkannya sebagai salah satu negara dengan simpanan emas terbesar di dunia.
Namun, kurangnya sistem penyimpanan yang efektif menyebabkan emas lebih banyak mengalir ke luar negeri tanpa memberikan keuntungan optimal bagi ekonomi nasional.
Dengan mendirikan Bank Emas, pemerintah berharap emas yang ada di Indonesia dapat dikendalikan dan dimanfaatkan secara strategis untuk mendukung stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Manfaat Bank Emas bagi Masyarakat
Dikelola oleh PT Pegadaian (Persero) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Emas ini menawarkan berbagai keuntungan bagi masyarakat, seperti berikut ini.
BACA JUGA:4 Tips Efektif Mengatur Jadwal Olahraga saat Berpuasa, Coba Lakukan Ini
BACA JUGA:Ini 4 Cara Ampuh untuk Mencerahkan Kulit Kusam Tanpa Harus Biaya Mahal, Lakukan Ini