Kapolri dan Menpora Langsung ke Malang, Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Minggu 02-10-2022,16:39 WIB
Editor : M Widodo

JAKARTA, INFORADAR.ID --- Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam, adalah sejarah kelam sepakbola Indonesia. Sejumlah pejabat dan rakyat Indonesia prihatin. 

Buntut laga Arema FC vs Persebaya Surabaya itu, dilaporkan sementara 129 tewas, 180 an orang masih dirawat di berbagai rumah sakit.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menpora Zainuddin Amali dilaporkan langsung menuju Malang untuk melakukan pengusutan atas Tragedi Kanjuruhan.

Atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat menunjuk Kapolri agar melakukan investigasi terhadap tragedi Kanjuruhan.

"Saya meminta agar Kapolri segera melakukan investigasi dan menyelesaikan kasus ini. Saya harap jangan sampai kejadian kejadian kembali di kemudian hari," tegas Jokowi.

Sementara itu Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, 42 ribu penonton memadati stadion Kanjuruhan dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabya.

Kolega Ferdy Sambo itu menyebut, ada sekitar 3 ribu penonton yang membuat anarkis hingga terjadinya tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 malam.

Peristiwa ini sejarah yang kelam bagi persepakbolaan Indonesia dan dunia, karena tragedi Kanjuruhan memakan 319 korban.

Dari 319 di antaranya 180 tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan 129 jiwa dilaporkan meninggal dunia.

Rincian korban meninggal dunia adalah 34 orang meninggal di stadion dan sisanya tutup usia di rumah sakit.

Kata Irjen Nico Afinta, tragedi Kanjuruhan ini bermula kekecewaan suporter Arema FC, Aremania yang memaksa masuk ke lapangan karena kekalahan 2-3 dari Persebaya Surabaya.

KAPOLRI DAN MENPORA BERTOLAK KE MALANG

Sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo agar tragedi di stadion Kanjuruhan, Malang diusut tuntas, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali langsung bertolak ke Malang, Minggu 2 Oktober 2022.

Hal ini diungkapkan oleh Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Irjen Pol Dedi Prasetyo bahwa nantinya akan mengadakan rapat dengan pihak pemerintah provinsi Jawa Timur dan juga khususnya Kabupaten Malang.

“Sesuai dengan perintah pak Presiden, hari ini pak Kapolri dan Menpora akan bertolak ke Malang, kedua Kapolri saat ini sudah memberangkatkan tim Disaster Victim Identification (DVI) yang dipimpin oleh Brigjen Nyoman langsung menuju ke Malang,” ujar Irjen Dedi kepada wartawan, Minggu 2 Oktober 2022.

Kategori :