BMKG Kembangkan Prediksi Cuaca Berbasis AI, Mitigasi Bencana Diperkuat

BMKG Kembangkan Prediksi Cuaca Berbasis AI, Mitigasi Bencana Diperkuat

prakiraan cuaca-Pinterest-

INFORADAR.ID -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) trobosan terbaru yakni sistem prediksi curah hujan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Adanya teknologi tersebut diharapkan bisa meningkatkan akurasi dalam pembacaan prakiraan cuaca serta mendukung terciptanya upaya mitigasi bencana hidrometeorologi yang lebih optimal di Indonesia.

Pengembangan ini dilakukan melalui kerja sama BMKG dengan Weathernews Inc. dari Jepang. Perjanjian kerja sama ditandatangani pada 21 Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan informasi cuaca dan peringatan dini bagi masyarakat.

Dalam proyek tersebut, kedua pihak akan memadukan data radar cuaca historis dan waktu nyata milik BMKG dengan kemampuan pemodelan AI. Pengembangan direncanakan berlangsung selama tiga tahun, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta evaluasi sistem sebelum digunakan secara operasional.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan membantu menghasilkan prakiraan curah hujan yang lebih akurat. Informasi yang lebih baik dapat mendukung kesiapsiagaan menghadapi banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya, sekaligus membantu masyarakat merencanakan aktivitas sehari-hari.

Sektor pertanian juga berpotensi memperoleh manfaat dari peningkatan informasi cuaca. Petani dapat menggunakan prakiraan sebagai salah satu pertimbangan untuk menentukan jadwal tanam, mengatur kebutuhan air, dan mengantisipasi perubahan kondisi cuaca. Meski demikian, manfaat tersebut bergantung pada kualitas informasi dan kemudahan akses bagi pengguna.

BMKG menyatakan pengembangan sistem turut memperhatikan tata kelola data dan perlindungan informasi. Data primer yang berasal dari Indonesia tetap menjadi milik BMKG, sedangkan pemanfaatan data dan hasil pengembangan mengikuti pengaturan kerja sama serta ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:Evaluasi Pendidikan 2026, Revitalisasi Sekolah Jadi Langkah Pemerataan Fasilitas Belajar

BACA JUGA:Harga Emas Antam Stagnan Rp2,54 Juta per Gram, Emas Dunia Justru Melemah

Pengembangan AI dalam layanan cuaca menunjukkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung keselamatan masyarakat. Namun, hasil prediksi tetap perlu dievaluasi secara berkala dan disampaikan melalui kanal resmi agar informasi yang diterima publik dapat dipahami serta digunakan secara tepat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: