Harga Cabai Rawit Masih Tinggi, Masyarakat Perlu Memantau Pergerakan Harga Pangan

Harga Cabai Rawit Masih Tinggi, Masyarakat Perlu Memantau Pergerakan Harga Pangan

Pedagang menata berbagai komoditas cabai dan bahan pangan di pasar tradisional.-Pexels-

INFORADAR.ID - Di penghujung bulan Oktober 2026, harga cabai rawit menjadi perhatian karena komoditas ini mengalami tekanan harga pada beberapa minggu terakhir.

Alasan mengapa hal tersebut menjadi perhatian masyarakat, karena pergerakan harga cabai sendiri merupakan salah sat indicator penting bagi masyarakat untuk mengatur pengeluaran kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia yang tersedia untuk 23 Oktober 2026, harga rata-rata nasional cabai rawit merah tercatat Rp102.950 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau berada di kisaran Rp79.400 per kilogram.

Data tersebut merupakan catatan terakhir yang tersedia menjelang akhir pekan, sehingga tidak dapat langsung dianggap sebagai harga terbaru di setiap pasar pada Minggu, 25 Oktober 2026. Harga di tingkat pedagang dapat berbeda berdasarkan lokasi, kualitas barang, dan kelancaran pasokan.

Dewan Ekonomi Nasional sebelumnya melaporkan bahwa kenaikan harga cabai pada Oktober dipengaruhi penurunan produksi dan keterbatasan pasokan. Cuaca serta biaya logistik juga menjadi faktor yang dapat memengaruhi harga komoditas tersebut.

Kenaikan harga cabai dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga maupun biaya produksi pedagang makanan. Pelaku usaha kuliner perlu menyesuaikan pengelolaan bahan baku agar perubahan harga tidak terlalu mengganggu kegiatan usaha.

Pemerintah dapat merespons tekanan harga melalui pemantauan distribusi dan fasilitasi penyaluran komoditas dari daerah surplus ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan. Langkah tersebut perlu didukung data produksi dan kebutuhan yang akurat.

BACA JUGA:Megawati Hangestri Tampil Produktif, Hyundai Hillstate Tersingkir dari KOVO Cup

BACA JUGA:Persaingan Klub Elite Eropa Memanas, Perburuan Posisi Puncak Jadi Sorotan

Masyarakat disarankan memantau harga di pasar setempat sebelum berbelanja karena harga rata-rata nasional tidak selalu mencerminkan kondisi di setiap daerah. Pemantauan berkala juga membantu melihat apakah kenaikan harga bersifat sementara atau berlangsung lebih lama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: