Bukan Cuma Pantai, Tanjung Lesung Bakal Punya Wisata Skydiving

Bukan Cuma Pantai, Tanjung Lesung Bakal Punya Wisata Skydiving

Tanjung Lesung di Banten bakal segera menghadirkan atraksi wisata aero-sport terbaru berupa skydiving atau terjun payung.--

INFORADAR.ID – Kawasan wisata Tanjung Lesung yang selama ini dikenal sebagai destinasi favorit wisata bahari di Banten siap menghadirkan sensasi liburan baru bagi para pelancong. Mengutip laporan iNews, wisatawan nantinya tidak hanya dapat menikmati pemandangan pesisir dari daratan atau laut, tetapi juga dari udara melalui aktivitas skydiving atau terjun payung.

Atraksi wisata ekstrem ini ditargetkan mulai dapat dinikmati oleh masyarakat umum pada Desember 2026. Pengembangan fasilitas olahraga dirgantara tersebut terwujud berkat kolaborasi strategis antara PT Banten West Java (BWJ), selaku pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, bersama PT Bro Skydive Indonesia.

Konsep yang disiapkan tidak sekadar menyajikan aksi terjun dari pesawat udara biasa, melainkan memanfaatkan fasilitas Bandara Salakanagara Tanjung Lesung yang sudah tersedia di dalam kawasan. Kehadiran infrastruktur penerbangan ini memungkinkan wisatawan menikmati pengalaman skydiving yang aman sekaligus menyaksikan panorama garis pantai pesisir dari ketinggian.

Direktur Utama PT Bro Skydive Indonesia, Fanny Kusuma Dewi, mengungkapkan bahwa Tanjung Lesung memiliki daya tarik geografis yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan skydiving. Menurutnya, kombinasi panorama alam yang memukau serta keberagaman aktivitas wisata pendukung menjadikan area ini ideal untuk menarik minat pencinta sport tourism.

Selain skydiving, pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung terus memperluas pilihan olahraga dirgantara (sport tourism) lainnya. Kawasan ini telah menyiapkan fasilitas wahana petualangan udara seperti penerbangan joyflight menggunakan pesawat ultralight, pemandangan panorama dari balon udara panas, hingga olahraga joyflight paratrike.

Langkah ekspansi ini melengkapi ragam daya tarik wisata Tanjung Lesung yang sebelumnya berfokus pada aktivitas air dan kebudayaan lokal. Wisatawan kini tidak hanya disuguhkan keindahan pantai dan olahraga air (water sports), tetapi juga wisata memancing, eksplorasi kampung rekreasi budaya lokal, hingga fasilitas olahraga darat seperti lapangan golf tepi pantai.

Hadirnya fasilitas atraksi udara secara terpadu di KEK Tanjung Lesung diharapkan mampu memicu kenaikan angka kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara secara signifikan. Pemerintah daerah dan pengembang optimistis diversifikasi produk pariwisata ini akan memperkuat posisi Banten sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di barat Pulau Jawa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: