Bisa Buat Beli Motor, Ini 10 Kopi Termahal di Dunia Tahun 2026

Bisa Buat Beli Motor, Ini 10 Kopi Termahal di Dunia Tahun 2026

Bagi para pencinta kopi sejati, secangkir kopi bukan sekadar pendorong energi, melainkan karya seni bernilai fantastis!--

INFORADAR.ID – Kopi telah berkembang dari sekadar minuman harian menjadi komoditas mewah yang bernilai fantastis di pasar internasional. Mengutip ulasan dari Liputan6.com pada Minggu (20/9/2026), permintaan tinggi akan biji kopi eksotis, metode pengolahan yang unik, serta kondisi geografis penanaman yang sangat spesifik membuat sejumlah jenis kopi dibanderol hingga puluhan juta rupiah per pon (sekitar 453 gram).

Posisi puncak kopi termahal di dunia tahun 2026 ditempati oleh Black Ivory Coffee asal Thailand yang dijual seharga US$ 1.500 atau sekitar Rp 26,37 juta per pon.

Kopi ini diproduksi melalui proses fermentasi alami di dalam saluran pencernaan gajah, yang mana asam pencernaan hewan tersebut memecah protein biji kopi Arabika dan menciptakan cita rasa unik yang sangat terbatas jumlahnya.

Pada peringkat kedua dan ketiga, terdapat Ospina Dynasty Coffee dari Kolombia seharga US$ 1.400 (sekitar Rp 24,62 juta per pon) dan Panama Geisha Coffee asal perkebunan Hacienda La Esmeralda seharga US$ 1.000 (sekitar Rp 17,58 juta per pon).

Kedua jenis kopi ini sangat diburu oleh para kolektor dunia karena menawarkan profil rasa yang sangat kompleks, mulai dari nuansa cokelat hitam, melati, hingga buah tropis yang segar.

Selanjutnya, kawasan Guatemala menyumbang dua varian unggulan dari perkebunan Finca El Injerto, yaitu Finca El Injerto Coffee dan Guatemalan El Injerto Peaberry Coffee yang masing-masing dibanderol US$ 500 (sekitar Rp 8,79 juta per pon).

Selain itu, Hacienda La Esmeralda Coffee asal lereng Gunung Baru, Panama, menempati urutan keenam dengan harga US$ 350 atau sekitar Rp 6,15 juta per pon.

Komoditas kebanggaan asal Indonesia, Kopi Luwak, turut menghiasi daftar dunia pada posisi ketujuh dengan rentang harga US$ 160 hingga US$ 600 (sekitar Rp 2,81 juta hingga Rp 10,55 juta per pon).

Proses fermentasi alami oleh enzim pencernaan luwak (Asian palm civet) terbukti memberikan cita rasa halus dan minim rasa pahit yang telah tersohor secara global.

Melengkapi jajaran sepuluh besar, terdapat St. Helena Coffee dari tempat pembuangan Napoleon Bonaparte seharga US$ 145 (sekitar Rp 2,54 juta per pon), Jamaican Blue Mountain Coffee seharga US$ 140 (sekitar Rp 2,46 juta per pon), serta Kona Extra Fancy Coffee dari Hawaii seharga US$ 75 (sekitar Rp 1,31 juta per pon). Kerumitan proses panen dan kelangkaan pasokan menjadi alasan utama mengapa kopi-kopi ini dihargai layaknya barang mewah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: