Game Horor Indonesia Makin Mendunia, DreadOut Jadi Salah Satu Pionir
game DreadOut-instagram@dreadoutgame-
INFORADAR.ID - Industri game Indonesia terus menunujkan perkembangan yang cukup baik di pasar internasional. Genre horror menjadi salah satu genre yang membawa nama developer Indonesia terkenal di kancah internasional.
Game horror DreadOut jadi salah satu game yang membawa nama Indonesia bisa dikenal di pasar industry game internasional, dengan mengusung cerita horror dan mitologi Indonesia game ini mampu mencuri simpati player dunia. DreadOut sendiri merupakan game akrya anak bangsa, studio asal bandung dgital Happines.
DreadOut pertama kali dirilis pada 2014 sebagai game survival horror. Pemain mengikuti kisah Linda, seorang pelajar yang menghadapi berbagai kejadian paranormal di sebuah kota tua. Penggunaan latar serta elemen folklor Indonesia menjadi salah satu ciri yang membedakan DreadOut dari banyak game horor lainnya.
BACA JUGA:Wabah Campak Mengerikan Melanda Bangladesh, Lebih dari 1.000 Kematian Dilaporkan
BACA JUGA:Bansos September 2026 Masih Disalurkan, Ini Cara Cek Status Penerimanya
Perjalanan DreadOut juga menunjukkan bagaimana developer independen Indonesia dapat mencari pasar di luar negeri. Sebelum dirilis, Digital Happiness menggunakan kampanye crowdfunding di Indiegogo. Kampanye tersebut menargetkan dana 25.000 dolar AS dan berhasil mengumpulkan sekitar 29.067 dolar AS.
Popularitas DreadOut kemudian berkembang melalui sejumlah platform. Seri tersebut berlanjut melalui DreadOut: Keepers of the Dark dan DreadOut 2. Sekuel keduanya dirilis untuk PC pada 2020 dan kemudian hadir di sejumlah konsol pada 2022. Perkembangan tersebut memperlihatkan upaya developer lokal memperluas jangkauan produknya kepada pemain internasional.
Tidak hanya DreadOut, sejumlah game karya developer Indonesia lainnya juga mendapat perhatian global. Pamali: Indonesian Folklore Horror, misalnya, menggunakan cerita rakyat dan mitos Indonesia sebagai bagian dari pengalaman horornya. Game tersebut masuk dalam daftar judul lokal Indonesia yang dikenal di pasar internasional.
BACA JUGA:MagangHub Batch 2 Segera Diumumkan, 50 Ribu Peserta Bersiap Masuk Dunia Kerja
BACA JUGA:Resident Evil Terbaru Pecahkan Rekor Rotten Tomatoes, Jadi Film Adaptasi Game dengan Skor Tertinggi
Perkembangan game horor lokal juga terus berlanjut. Digital Happiness mengembangkan DreadHaunt, sementara seri DreadOut kembali menjadi perhatian dengan pengumuman DreadOut 3 untuk PC. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa tema horor berbasis budaya lokal masih menjadi salah satu identitas yang dapat dikembangkan oleh industri game Indonesia.
Kehadiran game-game tersebut membuka peluang bagi developer Indonesia untuk memperkenalkan cerita, mitologi, dan budaya lokal kepada pemain dari berbagai negara. Tantangannya adalah bagaimana mempertahankan identitas Indonesia sekaligus menghadirkan kualitas permainan yang mampu bersaing di pasar global. Dengan semakin banyaknya karya lokal yang mendapat perhatian internasional, industri game Indonesia memiliki ruang untuk terus memperluas jejaknya di dunia gaming.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: