Konser Internasional Jadi Mesin Baru Ekonomi Kreatif Indonesia?
Konser Internasional di Indonesia-jualtiket.id-
INFORADAR.ID — Konser musik internasional kini tidak lagi dipandang sebagai sarana hiburan semata, tetapi sudah dilirik sebagai motor penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Kementerian Pariwisata menyebut adanya penguatan ekosistem event menjadi salah satu strategi untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi penyelenggaraan acara kelas dunia.
Dengan hadirnya para musisi internasional yang menggelar konser di Indonesia dapat meningkatkan penonton yang datang dari berbagai daerah hingga mancanegara. Pergerakan sektror ini berpotensi meningkatkan aktivitas hotel, restoran, pariwisata, pusat perbelanjaan, dan berbagai usaha yang berada di sekitar lokasi konser. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara saja, tetapi juga para pelaku usaha lokal.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga melihat industri musik dan pertunjukan sebagai bagian penting dari pengembangan ekonomi kreatif. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya sebelumnya menilai pertunjukan musik dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat pelestarian budaya ketika dipadukan dengan potensi lokal.
BACA JUGA:Komdigi Perbarui Daftar Platform Berisiko Tinggi bagi Anak, Ini 22 Layanannya
BACA JUGA:MMA 2026 Umumkan Lineup Pertama, PLAVE hingga RIIZE Siap Tampil
Peluang ekonomi tersebut dapat terbuka bagi pelaku UMKM, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, hingga produk kreatif yang menyasar pengunjung konser. Besarnya arus penonton juga menciptakan kebutuhan terhadap tenaga kerja di bidang produksi acara, keamanan, transportasi, akomodasi, dokumentasi, dan berbagai layanan pendukung.
Fenomena tersebut terlihat dalam rencana penyelenggaraan YE Live in Jakarta 2026 pada 24 Oktober mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pemerintah daerah menilai konser berskala internasional dapat menjadi momentum untuk menggerakkan sektor pariwisata sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Jakarta.
Namun, dampak ekonomi tidak otomatis muncul hanya karena sebuah konser digelar. Keterlibatan pelaku usaha lokal, kemudahan akses transportasi, promosi destinasi, serta pengelolaan event yang baik menjadi faktor penting agar belanja pengunjung dapat mengalir ke berbagai sektor ekonomi.
BACA JUGA:BPDP dan BBPMKP Gelar Pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan Bagi Pekebun Sawit
BACA JUGA:Jumlah Warga Jepang Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu untuk Pertama Kalinya
Dengan semakin banyaknya konser internasional yang masuk ke Indonesia, pengembangan ekosistem pendukung menjadi bagian penting dari strategi pemerintah. Jika terintegrasi dengan pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif, konser dapat menjadi ruang promosi sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk dan jasa kreatif Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: