Pesta Nelayan Surya Bahari Kembali Digelar, Tradisi Pesisir dan Ekonomi Warga Jadi Sorotan
Ilustrasi nelayan sedang mendorong perahu ke tepi pantai.-Sofian Rafflesia/Flickr-
INFORADAR.ID — Masyarakat Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kembali menggelar Pesta Nelayan pada Minggu (13/9/2026). Tradisi yang dilakukan masyarakat pesisir tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas hasil laut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan warga.
Pesta Nelayan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Pemerintah Kabupaten Tangerang menilai tradisi tersebut memiliki nilai budaya yang penting karena memuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang membuka kegiatan tersebut mengatakan tradisi Pesta Nelayan perlu terus dipertahankan agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi bagian dari potensi wisata budaya di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.
Selain menjaga tradisi, pemerintah daerah mendorong agar kegiatan tersebut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kesejahteraan nelayan, dukungan terhadap alat tangkap, serta pengolahan hasil laut agar memiliki nilai tambah.
Potensi ekonomi tersebut menjadi penting karena kehidupan masyarakat Desa Surya Bahari sangat berkaitan dengan aktivitas laut. Hasil tangkapan tidak hanya menjadi sumber penghasilan nelayan, tetapi juga menghidupkan aktivitas perdagangan dan usaha masyarakat di kawasan pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga ekosistem laut. Laut yang menjadi sumber penghidupan perlu dirawat dengan mengurangi pencemaran, tidak merusak lingkungan, dan menghindari pengambilan hasil laut secara berlebihan.
Mahasiswa Magang UNSERA Rizki Febriana
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: