Abis Leg Day di Gym? Ini Alasan Kaki Pegal dan Gemetar
Seseorang yang sedang melakukan latihan leg day di gym.-Pinterest @FIT FOR FUN-
INFORADAR.ID - Buat kamu yang rutin nge-gym, leg day menjadi salah satu sesi latihan yang cukup menguras tenaga. Setelah menyelesaikan latihan, kaki bisa terasa gemetar, lemas, hingga pegal saat digunakan untuk berjalan atau naik tangga.
Leg day merupakan sesi latihan yang berfokus pada otot tubuh bagian bawah, seperti paha depan, paha belakang, bokong, dan betis. Beberapa gerakan yang sering dilakukan antara lain squat, leg press, lunges, deadlift, dan calf raise.
Kaki yang terasa gemetar setelah latihan biasanya terjadi karena otot sudah bekerja dalam intensitas tinggi. Saat berolahraga, otot membutuhkan banyak energi untuk melakukan kontraksi. Setelah latihan selesai, tubuh membutuhkan waktu untuk mengembalikan energi dan memulihkan kondisi otot.
Selain rasa lemas, pegal juga dapat muncul beberapa jam hingga satu atau dua hari setelah latihan. Kondisi ini dikenal sebagai Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). Rasa nyeri tersebut biasanya muncul setelah melakukan latihan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya atau mencoba gerakan baru.
Agar proses pemulihan berjalan lebih baik, tubuh membutuhkan istirahat yang cukup dan asupan makanan bergizi, terutama protein. Minum air yang cukup juga penting untuk membantu menjaga kondisi tubuh setelah berolahraga. Peregangan ringan atau berjalan santai dapat dilakukan untuk menjaga tubuh tetap aktif tanpa memberikan beban berlebihan.
Namun, jika rasa sakit sangat parah, muncul pembengkakan, atau tidak kunjung membaik, sebaiknya jangan dipaksakan untuk kembali berlatih.
Jadi, kalau setelah leg day kaki terasa seperti kehilangan tenaga, kondisi tersebut umumnya merupakan bagian dari respons tubuh setelah menjalani latihan yang cukup berat.
Mahasiswa Magang Universitas Serang Raya Nazwa Aulia Azkani
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: