Pendapatan Parkir Pasar Rangkasbitung Capai Rp6,4 Miliar, Sistem Non Tunai Disiapkan
Palang parkir otomatis di salah satu area parkir.-SistemParkir.com-
INFORADAR.ID — Pengelolaan lahan parkir di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, memiliki potensi pendapatan retribusi hingga Rp6,4 miliar sepanjang 2026. Besarnya potensi tersebut membuat pengelolaan area parkir menjadi perhatian pemerintah daerah sekaligus menarik minat sejumlah perusahaan untuk menjadi mitra pengelola.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Yani, mengatakan area parkir Pasar Rangkasbitung memiliki luas sekitar 5.054 meter persegi dan dapat menampung sekitar 4.000 hingga 5.000 kendaraan setiap hari. Sebagian besar kendaraan yang masuk merupakan sepeda motor, dengan proporsi hampir 90 persen.
Berdasarkan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak menetapkan target retribusi jasa usaha tempat khusus parkir Pasar Rangkasbitung sebesar Rp6.420.296.700 pada 2026. Hingga 31 Agustus, realisasinya telah mencapai Rp3.066.287.040 atau sekitar 47,76 persen dari target tahunan.
Potensi pendapatan yang besar juga membuat proses pemilihan mitra pengelolaan parkir diikuti sejumlah perusahaan. Dari tujuh perusahaan yang mendaftar, hanya dua yang dinyatakan lolos evaluasi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Dua perusahaan tersebut adalah PT Juara Digital Platform dan PT Multi Indonesia Parking. Sementara lima perusahaan lainnya dinyatakan belum memenuhi sejumlah persyaratan administrasi yang ditetapkan panitia.
Pemerintah Kabupaten Lebak juga menginginkan pengelolaan parkir dilakukan secara lebih profesional dan tertib. Salah satu rencana yang disiapkan adalah penggunaan sistem pembayaran non tunai untuk membantu mencegah kebocoran sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Digitalisasi pembayaran parkir dinilai dapat membuat proses pencatatan transaksi menjadi lebih terukur. Sistem tersebut juga berpotensi memudahkan pemerintah dalam memantau penerimaan retribusi secara lebih transparan.
Dengan tingginya jumlah kendaraan yang masuk setiap hari, pengelolaan parkir Pasar Rangkasbitung menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang cukup potensial. Pemerintah berharap sistem pengelolaan yang lebih tertib dapat meningkatkan penerimaan sekaligus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Mahasiswa Magang UNSERA Rizki Febriana
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: