BLK Tangerang Perkuat Keterampilan Pencari Kerja, Pelatihan AI hingga Bahasa Asing Dibuka

BLK Tangerang Perkuat Keterampilan Pencari Kerja, Pelatihan AI hingga Bahasa Asing Dibuka

Para pegawai-Pexels-

INFORADAR.ID — Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Tangerang terus didorong menjadi salah satu fasilitas yang membantu pencari kerja meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri. Pemerintah Kota Tangerang menilai keberadaan BLK memiliki peran penting dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan kemampuan yang dimiliki masyarakat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan BLK menjadi lokasi strategis bagi masyarakat untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan perkembangan pasar kerja. Pelatihan yang diberikan diarahkan agar peserta memiliki kemampuan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja.

Sepanjang 2026, Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang menyiapkan 16 jenis pelatihan bagi masyarakat. Program tersebut mencakup keterampilan teknis maupun kemampuan yang berkaitan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

Sejumlah pelatihan yang disiapkan antara lain operator komputer, menjahit pakaian wanita, bakery, pengolahan makanan, roti dan kue, teknisi AC, housekeeping, serta pengelasan. Selain keterampilan teknis, peserta juga dapat mengikuti pelatihan bahasa Jepang, bahasa Inggris, bahasa Korea, dan bahasa Jerman.

Menariknya, perkembangan teknologi digital juga mulai masuk dalam materi pelatihan. Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang mencantumkan artificial intelligence (AI) dan chatbot sebagai bagian dari jenis pelatihan yang tersedia. Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan keterampilan tenaga kerja mulai mengikuti perubahan teknologi yang semakin cepat.

Pelatihan yang berkaitan dengan teknologi menjadi semakin penting karena penggunaan sistem digital telah berkembang di berbagai bidang pekerjaan. Kemampuan mengoperasikan perangkat komputer maupun memahami teknologi baru dapat menjadi nilai tambah bagi pencari kerja ketika bersaing mendapatkan pekerjaan.

Selain bidang digital, BLK juga menyediakan pelatihan yang berkaitan dengan sektor otomotif dan pengalaman kerja langsung. Program yang disiapkan mencakup tune up sepeda motor serta on the job training (OJT), sehingga peserta memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui praktik yang lebih dekat dengan kondisi pekerjaan sebenarnya.

Keberagaman jenis pelatihan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja tidak hanya berasal dari satu sektor. Masyarakat dapat memilih keterampilan sesuai minat dan peluang pekerjaan yang tersedia, mulai dari sektor jasa, kuliner, manufaktur, otomotif, hingga bidang teknologi digital.

Pemerintah daerah berharap pelatihan vokasi dapat membantu mengurangi kesenjangan antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Peningkatan kompetensi juga menjadi salah satu langkah untuk memperbesar peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Di tengah perubahan kebutuhan industri, pelatihan kerja tidak lagi hanya berfokus pada keterampilan konvensional. Masuknya materi seperti AI, chatbot, dan bahasa asing memperlihatkan bahwa kemampuan adaptasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja menghadapi pasar kerja yang semakin kompetitif.

Dengan tersedianya berbagai pilihan pelatihan, BLK di Kota Tangerang diharapkan dapat terus menjadi tempat peningkatan kompetensi masyarakat. Pemerintah juga mendorong agar pelatihan yang diberikan terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan industri sehingga keterampilan yang diperoleh peserta memiliki manfaat nyata ketika memasuki dunia kerja.

Nama penulis: Rizki Febriana mahasiswa magang Universitas Serang Raya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait