Romanticizing Life: Cara Sederhana Menikmati Hari Biasa Tanpa Harus Hidup Aesthetic
Romanticizing Life: Cara Sederhana Menikmati Hari Biasa Tanpa Harus Hidup Aesthetic--
INFORADAR.ID - Rutinitas yang berulang sering membuat hari terasa seperti tombol repeat: bangun, kuliah atau bekerja, menyelesaikan tugas, makan, lalu tidur. Namun, menikmati hidup ternyata tidak selalu membutuhkan liburan atau pencapaian besar. Konsep romanticizing life mengajak seseorang melihat kembali hal-hal sederhana dalam keseharian dan memberi ruang untuk menikmatinya.
Dilansir dari Psychology Today, kebahagiaan tidak hanya berasal dari pencapaian besar. Momen kecil yang menyenangkan atau micro-joys, seperti menikmati kopi, berjalan di bawah sinar matahari, maupun menerima pesan hangat dari teman, dapat memberikan dorongan positif. Jika dilakukan secara konsisten, berbagai Momen kecil tersebut dapat terakumulasi menjadi pengalaman positif dalam keseharian.
Romanticizing life juga tidak identik dengan kehidupan sempurna yang sering muncul di media sosial. Kamu tidak perlu membeli barang baru, mengunjungi tempat estetik, atau menciptakan rutinitas yang terlihat menarik demi menerapkan konsep ini. Justru, kebiasaan sederhana seperti menikmati kopi pagi tanpa terburu-buru bisa menjadi langkah awal.
Hal kecil lainnya bisa dilakukan dengan memutar playlist favorit saat bersiap, membuka jendela setelah bangun tidur, merapikan tempat tidur, atau menikmati suasana sore. Kuncinya bukan pada seberapa estetik aktivitas tersebut, melainkan seberapa hadir kamu ketika menjalaninya.
Rutinitas yang terasa membosankan pun bisa diberi sedikit sentuhan personal. Jika pagi hari selalu penuh dengan kesibukan, menyiapkan pakaian dan tas sejak malam sebelumnya dapat memberikan waktu tambahan untuk sarapan dengan tenang. Dengan begitu, pagi tidak selalu harus dimulai dengan terburu-buru.
BACA JUGA:5 Manfaat Digital Detox untuk Anak Muda, Bye-bye Doomscrolling dan FOMO!
BACA JUGA:Friendship Recession di Usia 30-an: Kenapa Teman Makin Sedikit dan Cara Menjaga Pertemanan?
Perjalanan menuju kampus atau kantor yang monoton juga dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk diri sendiri. Mendengarkan musik, podcast, atau audiobook favorit bisa membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan tanpa harus mengubah rute atau mengeluarkan biaya tambahan.
Aktivitas rumah seperti membersihkan kamar juga dapat dibuat lebih ringan. Membuka jendela, memutar lagu favorit, kemudian menyelesaikan pekerjaan sedikit demi sedikit bisa mengubah aktivitas yang biasanya dianggap kewajiban menjadi kesempatan untuk merawat ruang sekaligus diri sendiri.
Kamu juga bisa menciptakan small rituals yang membuat hari terasa lebih nyaman. Misalnya, membuat minuman favorit setelah menyelesaikan tugas, menggunakan produk perawatan tubuh dengan aroma yang disukai sebelum tidur, atau membaca beberapa halaman buku sebelum mematikan lampu.
Meski begitu, romanticizing life bukan berarti mengikuti standar kehidupan aesthetic di media sosial. Jika sebuah aktivitas hanya dilakukan agar terlihat menarik di kamera, konsep tersebut justru bisa berubah menjadi tekanan baru. Pilihlah kegiatan yang benar-benar membuatmu nyaman dan terasa personal.
Menikmati hidup juga tidak harus menunggu akhir pekan atau liburan. Beberapa menit untuk menikmati makanan, mendengarkan lagu, melihat langit sore, atau sekadar beristirahat di tengah kesibukan sudah cukup menjadi jeda dari rutinitas.
BACA JUGA:7 Tips Menemukan Hobi Baru di Usia Dewasa agar Hidup Tak Melulu Soal Rutinitas
BACA JUGA:Anak Main HP 5–7 Jam Sehari? Ini Tips Orangtua Mengatur Screen Time agar Tetap Sehat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: