Prabowo Janjikan Ambulans Udara & Dokter Terbang di Wilayah Terpencil

Prabowo Janjikan Ambulans Udara & Dokter Terbang di Wilayah Terpencil

Presiden Prabowo dalam pidato RUU APBN 2027--

INFORADAR.ID Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas pemerataan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama yang bermukim di daerah terisolasi.

Berdasarkan laporan dari laman CNBC Indonesia, orang nomor satu di Indonesia tersebut menjanjikan terobosan inovatif berupa penyediaan fasilitas ambulans udara serta pengoperasian tim dokter terbang.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat membawakan pidato dalam rangka Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Langkah ini diambil sebagai respons atas masih terbatasnya keterjangkauan sarana medis di berbagai kawasan pinggiran tanah air.

Berdasarkan rincian informasi dari laman CNBC Indonesia, fasilitas ambulans udara yang dirancang pemerintah nantinya memiliki kemampuan teknis untuk mendarat di berbagai medan berat.

Unit transportasi medis tersebut disiapkan agar mampu mendarat di area berumput, landasan pasir, hingga wilayah tepi sungai yang selama ini sulit dijangkau kendaraan darat standar.

Presiden menekankan bahwa negara tidak boleh lagi membiarkan adanya kasus ibu hamil atau bayi yang kehilangan nyawa akibat jarak rumah sakit yang terlampau jauh.

Menurut informasi yang diunggah pada laman CNBC Indonesia, inovasi armada udara ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh darurat secara signifikan sehingga penanganan medis dapat diberikan dengan cepat.

Sebagaimana disajikan dalam artikel laman CNBC Indonesia, program peningkatkan akses kesehatan ini juga diimbangi dengan rencana revitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang tersebar di 514 kabupaten/kota. Dari total target tersebut, sebanyak 66 RSUD di antaranya bakal dibangun khusus di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Langkah revitalisasi tersebut difokuskan untuk memperkuat kapasitas rumah sakit daerah dalam menangani berbagai penyakit dengan tingkat fatalitas tertinggi, seperti kanker, jantung, stroke, dan ginjal, serta optimalisasi pelayanan ibu dan anak.

Sebagaimana dilaporkan oleh laman CNBC Indonesia, penguatan infrastruktur kesehatan daerah ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat daerah agar tidak perlu lagi dirujuk ke kota-kota besar.

Rencana penyediaan ambulans udara dan dokter terbang menjadi langkah strategis pemerintah dalam meruntuhkan hambatan geografis pemenuhan hak kesehatan warga.

Kombinasi transportasi udara darurat dan revitalisasi RSUD di kawasan 3T diharapkan dapat mewujudkan pemerataan layanan medis yang berkeadilan di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: