Fenomena 'Sandwich Leader': Mengurai Beban Psikologis Manajer Menengah di Dunia Kerja

Fenomena 'Sandwich Leader': Mengurai Beban Psikologis Manajer Menengah di Dunia Kerja

Gen Z x sandwich generation-Pin/Business insider-

INFORADAR.ID- Dalam struktur hierarki perusahaan, posisi manajer menengah (middle manager) sering kali dipandang sebagai posisi strategis dan batu loncatan menuju puncak karier. 

Namun, realitas operasional di lapangan menunjukkan bahwa posisi ini justru memikul beban mental yang sangat berat.

Belakangan, muncul istilah 'Sandwich Leader' atau pemimpin yang terjepit untuk menggambarkan dilema dan tekanan posisi yang dialami oleh para manajer level menengah.

Layaknya isian di dalam sebuah roti lapis yang terhimpit dari atas dan bawah, begitulah gambaran nyata keseharian para pekerja di posisi ini. 

BACA JUGA:Hitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Broca, Begini Cara Menghitungnya

BACA JUGA:Kulkas Bau Apek? Coba 5 Cara Ampuh Menghilangkannya dengan Bahan Rumahan

Di satu sisi, mereka ditekan oleh jajaran eksekutif atau atasan puncak.

Mereka dituntut untuk selalu memenuhi target perusahaan yang ambisius, memikirkan strategi, serta menjaga agar angka produktivitas tidak menurun, sering kali dengan tenggat waktu yang sangat ketat dan tanpa kompromi.

Namun di saat yang bersamaan, ketika mereka menoleh ke bawah, para manajer ini harus berhadapan dengan realitas tim operasional.

Mereka menjadi pintu pertama yang menampung segala keluhan staf, kendala teknis harian, masalah kesejahteraan, hingga dinamika personal antar karyawan. 

BACA JUGA:Rajin Olahraga tapi Berat Badan Tetap Naik? Ini 5 Kesalahan yang Sering Tak Disadari

BACA JUGA:5 Cara Aman Memulai Rutinitas Olahraga agar Hasil Lebih Maksimal

Mereka dituntut untuk memiliki empati tinggi, terus memotivasi bawahan, dan mencari solusi atas keluh kesah tim, meski energi mereka sendiri sudah terkuras habis oleh tuntutan atasan.

Situasi dilematis berupa "pusing dikejar target atasan, namun lelah menghadapi keluhan bawahan" ini menjadikan middle manager sebagai kelompok yang paling rentan mengalami stres kronis dan burnout (kelelahan mental). 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait