Bursa Calon Gubernur BI Memanas, DPR Tegaskan Independensi Bank Sentral Tak Boleh Terganggu

Bursa Calon Gubernur BI Memanas, DPR Tegaskan Independensi Bank Sentral Tak Boleh Terganggu

Bank Indonesia -Seeklogo-

INFORADAR.ID - Setelah pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo beberapa hari yang lalu, kini proses pemilihan calon Gubernur BI yang baru menjadi sorotan publik. DPR menegaskan bahwa dalam proses penggantian tersebut harus berjalan sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia yang transparan, profesionalisme, dan menjaga independensi bank sentral.

Langkah ini amat sangat penting dilakukan menilai saat ini begitu pentingnya untuk bisa mempertahankan kepercayaan pasar di tengah tantangan ekonomi global yang sedang bergejolak seperti hari ini.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro menyatakan gubernur BI yang baru harus mampu menjaga independensi lembaga, memperkuat kredibilitas kebijakan moneter, mengendalikan inflasi, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Komisi XI juga memastikan proses fit and proper test akan dilakukan secara objektif sesuai mekanisme yang berlaku. 

BACA JUGA:Kabar Baik buat Pencari Kerja, Uang Saku Magang Nasional Bakal Naik Tahun Depan

BACA JUGA:Danantara Masuk KSSK, Koordinasi Kebijakan Ekonomi Nasional Kini Jadi ‘KSSK Plus’

Bank Indonesia memiliki peraan penting dalam menjaga stabilitas moneter, pengendalian inflasi, mengatur sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas sistem perputaran keuangan. Karena hal itu, sikap independensi BI dinilai menjadi faktor utama agar setiap kebijakan moneter yang diambil berdasarkan kondisi ekonomi, bukan dari kepentingan politik jangka pendek.

Sejumlah ekonom mengingatkan bahwa pergantian pucuk pimpinan BI akan menjadi perhatian investor domestik maupun internasional. Pasar diperkirakan mencermati rekam jejak calon gubernur, terutama kemampuannya menjaga kredibilitas kebijakan suku bunga dan stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global. 

Hingga kini, pemerintah masih melakukan proses tahapan penetapan gubernur BI yang baru. Selama masa transisi tugas Gubernur BI sementara akan diemban oleh Deputi Gubernur Senior agar kebijakan moneter dan Opera banks sejtar saat ini tetap berjalan dengan normal tanpa mengganggu stabilitas pasar.

BACA JUGA:Sakatonik ABC Peringati Hari Anak Nasional Melalui Gerakan Makan Tanpa Drama

BACA JUGA:LinkedIn Diselidiki Gegara Dugaan “Ghost Jobs”, Lowongan Kerja Palsu Bikin Pencari Kerja Resah

Sejumlah pihak berharap sosok yang dipilih memiliki integritas tinggi, pengalaman di bidang moneter, serta mampu memperkuat koordinasi dengan pemerintah tanpa mengurangi independensi BI. Keseimbangan tersebut dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang sehat sekaligus mempertahankan kepercayaan pelaku usaha dan investor. 

Dengan masih bergulirnya proses seleksi pemilihan, masyarakat manaruh harapan besar agar Gubernur BI yang baru bisa ampu melanjutkan dan membawa kebijakan yang kredibel dan adaptif. Independensi bank sentral tetap menjadi kunci utama dalam menjaga inflasi, stabilitas nilai tukar rupiah, serta ketahanan ekonomi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: