Laju Emisi Melampaui Janji, Menakar Target NDC di Tengah Ledakan Kendaraan Konvensional

Laju Emisi Melampaui Janji, Menakar Target NDC di Tengah Ledakan Kendaraan Konvensional

Skenario Emisi GRK -Climate Tracker Asia-

INFORADAR.ID- Komitmen Indonesia dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) secara signifikan pada 2030.

Namun, ambisi besar Indonesia ini diuji dengan adanya peningkatan laju pertumbuhan populasi dari kendaraan Konvensional yang melesat tajam di jalan raya. Sektor transportasi darat paling besar memegang porsi krusial dalam peta jalan ini.

Berdasarkan dokumen resmi kebijakan iklim nasional, target penurunan emisi sektor energi dan transportasi dirancang linier dengan asumsi efisiensi dan elektrifikasi massal. Sayangnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Korlantas Polri menunjukkan tren yang kontras.

Sebagian besar polusi Indonesia yang didominasi oleh kendaraan bermotor dengan bahan bakar fosil konsisten tumbuh jutaan unit tiap tahunnya, hal ini melampaui jauh dari kecepatan adopsi kendaraan listrik (EV) yang saat ini berada pada fase transisi awal.

BACA JUGA:Oppo Find N7 Bocor: Baterai 6.500 mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Siap Bikin Ponsel Lipat Makin Ngebut

BACA JUGA:Bukan Duet dari Awal, Begini Cerita Mikha Tambayong Gandeng Rayi Putra di Lagu ‘Jalan Tengah’

Dengan terus adanya lonjakan jumlah kendaraan konvensional ini secara otomatis mengerek volume konsumsi bahan bakar minyak (BBM), yang berbanding lurus dengan peningkatan emisi karbon harian.

Ditengah tingginya polusi udara, seharusnya kendaraan listrik menjadi laku dibandingkan kendaraan Konvensional. Namun presentase penjual kendaraan listrik berbanding terbalik, presentase nya tergolong kecil dibandingkan kendaraan Konvensional berbahan bakar minyak yang lebih masih digunakan.

BACA JUGA:BPNT Tahap 3 Resmi Cair 20 Juli 2026, Ini Cara Cek Penerimanya

BACA JUGA:Redmi Note 17 Pro Bawa Garansi Baterai 5 Tahun, Bisa Ganti Gratis Jika Kesehatan Turun di Bawah 80 Persen

Akibat ketimpangan kecepatan ini, proyeksi penurunan emisi di sektor transportasi darat terancam menemui jalan buntu. Tanpa instrumen pembatasan kendaraan konvensional yang lebih agresif serta akselerasi transisi hijau yang merata, target penurunan emisi dalam dokumen E-NDC berisiko hanya menjadi target di atas kertas semata.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: