Polisi Datangi BGN Usai Kaca Gedung Pecah, Ada Apa?

Polisi Datangi BGN Usai Kaca Gedung Pecah, Ada Apa?

Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak ramai didatangi pihak kepolisian! --

INFORADAR.ID – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di wilayah Jakarta Pusat mendadak ramai didatangi oleh jajaran personel kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (9/7) sore.

Kedatangan aparat penegak hukum tersebut dipicu oleh insiden pecahnya fasilitas kaca pada bangunan gedung delapan lantai tersebut, di mana puing-puing materialnya terpantau berserakan di area halaman depan.

Berdasarkan situasi di lokasi kejadian, bagian kaca gedung yang tersisa menunjukkan pola kerusakan yang cukup spesifik. Terlihat adanya lubang serta retakan berbentuk bulat sempurna yang diduga kuat menyerupai bekas terjangan proyektil tembakan.

Teka-teki mengenai penyebab pasti kerusakan ini pertama kali disadari oleh salah seorang petugas keamanan internal gedung.

Pihak sekuriti melaporkan bahwa serpihan kaca tersebut sudah ditemukan berceceran di lantai dasar sejak siang hari, tepatnya pada pukul 11.40 WIB. Walau demikian, saksi mata di lokasi belum dapat memberikan kepastian mutlak apakah retakan bulat tersebut murni disebabkan oleh aksi penembakan atau faktor eksternal lainnya.

Guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta menjaga otentisitas bukti, aparat kepolisian langsung memasang garis pembatas polisi (police line) di sekeliling area sebaran serpihan kaca di halaman depan kompleks BGN.

Langkah melokalisasi area ini juga dimaksudkan agar tim identifikasi dapat melakukan olah TKP secara maksimal tanpa adanya gangguan dari aktivitas pegawai atau warga sekitar.

Upaya konfirmasi mendalam mengenai dugaan insiden penembakan ini pun mulai direspons oleh pihak berwajib.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan dini mengenai motif maupun alat yang menyebabkan kerusakan kaca tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini sudah masuk dalam penanganan serius dan tim penyidik tengah mengumpulkan seluruh petunjuk, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: