Sengketa Lahan di Tebingtinggi Memanas, Puluhan Kendaraan Ikut Terbakar
Penampakan puluhan motor terbakar--Instagram/@polrestebingtinggi
INFORADAR.ID – Konflik sengketa lahan yang melibatkan sekelompok warga dengan pihak perusahaan di wilayah Desa Tinokah, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, yang berada dalam wilayah hukum Polres Tebingtinggi, memanas pada Kamis (25/6). Bentrokan tersebut mengakibatkan puluhan kendaraan terbakar dan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 27 unit sepeda motor dan satu unit truk fuso hangus dilalap api. Kendaraan yang terbakar diduga merupakan milik karyawan perusahaan yang tengah beroperasi di area perkebunan yang menjadi objek sengketa lahan.
Peristiwa bermula ketika ketegangan antara kelompok masyarakat yang mengklaim lahan tersebut dengan pihak perusahaan kembali memuncak. Situasi yang semula diwarnai aksi saling hadang kemudian berubah menjadi bentrokan hingga berujung pembakaran kendaraan di sekitar lokasi. Sejumlah video yang memperlihatkan kobaran api dan asap hitam pekat dari kendaraan yang terbakar pun beredar luas di media sosial.
Selain kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, insiden tersebut juga mengakibatkan empat orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa.
Aparat kepolisian bersama unsur pemerintah kecamatan segera diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah bentrokan meluas. Garis polisi dipasang di area kejadian, sementara kendaraan yang terbakar dievakuasi sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
BACA JUGA:PPG Guru Tertentu 2026 Dibuka, Pendaftaran Berakhir 10 Juli! Simak Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
BACA JUGA:Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot
Camat Sipispis membenarkan terjadinya bentrokan tersebut dan menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta jajaran kepolisian terus melakukan mediasi guna meredam konflik. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan penyelesaian sengketa kepada jalur hukum.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih menyelidiki kronologi lengkap, penyebab pasti bentrokan, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aksi pembakaran kendaraan. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: