Kobaran Api Melanda Pabik Karet di Cipondoh, Puluhan Armada Damkar Dikerahkan
Kobaran Api Melanda Pabik Karet di Cipondoh, Puluhan Armada Damkar Dikerahkan -Instagram/gistyaa_n25-
INFORADAR.ID- Kebakara hebat melanda pabrik karet PT Murni Karetindo Lestari yang berlokasi di Kawasan Poris Plawad, Kecamata Cipondoh, Kota tanggerang. Sejak Minggu malam, 21 Juni 2026.
Hingga Senin, 22 Juni 2026 siang, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Kebakaran yang melibatkan material berbahan dasar karet dan bahan penunjang produksi tersebut menimbulkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan terlihat dari berbagai wilayah di sekitar Kota Tangerang.
Besarnya volume material yang terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan petugas menerapkan strategi khusus untuk mempercepat pemadaman.
Selain menggunakan air, petugas juga menambahkan campuran teepol guna menghasilkan busa yang mampu mengurangi suplai oksigen pada titik api sehingga proses pemadaman lebih efektif.
Sebanyak sekitar 90 hingga 95 personel gabungan diterjunkan ke lokasi, didukung sejumlah armada pemadam kebakaran dan kendaraan suplai air dari berbagai instansi.
Petugas juga memastikan ketersediaan pasokan air agar proses pemadaman tidak terhambat.
Menurut BPBD, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan kebakaran ini adalah karakteristik bahan yang terbakar.
Area yang dilalap api berisi produk jadi berbahan karet, bahan baku padat, serta cairan kimia yang mudah terbakar sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk dipadamkan secara menyeluruh.
Petugas berhasil melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke permukiman warga yang berada di sekitar pabrik.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat insiden tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk mengurangi aktivitas luar ruangan apabila tidak mendesak serta menggunakan masker guna mengantisipasi dampak asap kebakaran yang cukup pekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: