Disway Award

Ruud Gullit Beri Peringatan Keras ke Barcelona, Sebut Beban Kerja Lamine Yamal Tidak Normal

Ruud Gullit Beri Peringatan Keras ke Barcelona, Sebut Beban Kerja Lamine Yamal Tidak Normal

Lamine Yamal-Pinterest/the_best_blink-

INFORADAR.ID - Pemenang Ballon d'Or, Ruud Gullit, melontarkan peringatan tegas kepada Barcelona dan tim nasional Spanyol terkait manajemen kebugaran Lamine Yamal. Gullit mengaku benar-benar khawatir melihat intensitas bermain remaja berusia 18 tahun tersebut yang dianggap melampaui batas kewajaran bagi pemain seusianya.

Kekhawatiran ini muncul di tengah musim fenomenal Yamal, namun dibayangi trauma cedera panjang yang pernah menimpa talenta muda La Masia lainnya seperti Pedri dan Gavi.

Dilansir dari Goal Gullit menilai Barcelona terlalu bergantung pada Yamal dalam setiap pertandingan krusial. Sepanjang musim ini, Yamal telah mencatatkan 44 penampilan dengan kontribusi fantastis berupa 23 gol dan 18 assist. Namun, bagi Gullit, angka tersebut adalah sinyal bahaya bagi ketahanan fisik sang pemain.

"Ini tidak normal. Masalahnya, tim sangat bergantung padanya, padahal dia masih sangat muda," ujar Gullit dalam wawancara dengan AS di Madrid. "Saya benar-benar khawatir dia akan cedera karena mereka terus-menerus memainkannya."

BACA JUGA:Lamine Yamal Menggila, Barcelona Lumat Espanyol 4-1 dalam Derby Catalan

BACA JUGA:Lamine Yamal Pimpin Pesta Gol di Camp Nou 3-0 atas tim tamu Real Oviedo

Belajar dari Kasus Pedri dan Gavi

Legenda asal Belanda tersebut merujuk pada kasus Pedri dan Gavi sebagai peringatan nyata. Keduanya dipaksa bermain dalam jadwal padat di level klub dan turnamen besar seperti Piala Dunia pada usia muda, yang akhirnya berujung pada masalah otot kronis dan cedera lutut serius.

"Mereka bilang, 'Ya, tapi dia masih muda.' Tapi Anda lihat sendiri kasus Pedri dan Gavi. Pulih dari cedera (di usia muda) itu sangat sulit. Saya harap hal itu tidak terjadi lagi pada Yamal," tambah Gullit. Ia mendesak manajemen klub untuk lebih bijaksana dan tidak mengorbankan karier jangka panjang pemain demi hasil instan.

Terlepas dari kekhawatiran tersebut, prestasi Yamal terus meroket. Ia baru saja dinobatkan sebagai Laureus World Young Sportsperson of the Year 2026. Penghargaan ini mengukuhkan statusnya sebagai salah satu atlet muda paling berpengaruh di dunia saat ini.

Dengan sisa tujuh pertandingan domestik, Yamal diprediksi tetap akan menjadi tumpuan utama pelatih Luis de la Fuente untuk memimpin lini serang Spanyol di ajang Piala Dunia 2026 mendatang. Tantangan besar bagi staf medis adalah memastikan sang bintang tetap bugar sebelum terbang ke turnamen akbar tersebut.

BACA JUGA:Ademola Lookman Kubur Mimpi Comeback Barcelona di Liga Champions

BACA JUGA:Perempatfinal Liga Champions UEFA Memanas, Atletico vs Barcelona dan Liverpool vs PSG Jadi Penentu

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: