Disway Award

Mahasiswa UNPAM Serang Bangun SEPU KOPI, Warkop Favorit Anak Muda

Mahasiswa UNPAM Serang Bangun SEPU KOPI, Warkop Favorit Anak Muda

SEPU KOPI jadi ruang nongkrong anak muda di Serang dengan konsep santai dan interaktif.--

‎INFORADAR.ID – Perjalanan membangun usaha tidak selalu berjalan mulus. Hal itu yang dirasakan oleh Mochamad Tegar Rizky, pemilik warkop SEPU KOPI di Kota Serang, yang memulai langkahnya dari seorang barista hingga kini memiliki usaha sendiri di bidang food and beverage (F&B).

‎SEPU KOPI hadir sebagai warkop atau street coffee dengan konsep ruang santai terbuka yang mengedepankan interaksi antar pengunjung. Tidak hanya sekadar tempat minum kopi, warkop ini juga menjadi ruang berbagi cerita dan pengalaman, bahkan mengenal lebih jauh tentang kopi melalui konsep open bar yang diterapkan.

‎Tegar menjelaskan, konsep tersebut sengaja ia hadirkan untuk menciptakan suasana yang lebih dekat dan nyaman bagi pelanggan. “Konsepnya lebih ke ruang santai terbuka, jadi orang bisa ngobrol, sharing, bahkan belajar kopi langsung di sini. Gue pengen tempat ini bukan cuma buat ngopi, tapi juga buat belajar bareng,” ujarnya.

‎Mayoritas pelanggan yang datang berasal dari kalangan anak muda, terutama mahasiswa dan pekerja. Mereka memanfaatkan warkop ini sebagai tempat untuk melepas penat setelah aktivitas sehari-hari, sekaligus berkumpul bersama teman.

‎Perjalanan Tegar di dunia kopi dimulai sejak 2022, saat ia bekerja sebagai barista. Pengalaman tersebut menjadi bekal awal untuk memahami seluk-beluk industri kopi. Pada 2024, ia sempat mencoba membuka usaha sendiri, namun harus terhenti karena keterbatasan pengalaman.

‎Meski sempat gagal, Tegar tidak berhenti mencoba. Ia kembali memulai usahanya melalui sistem open pre-order (PO) kopi, yang ternyata mendapat respon positif dari masyarakat. Dukungan tersebut menjadi titik balik bagi dirinya untuk kembali membangun usaha secara lebih serius.

‎‎“Waktu itu sempat gagal, tapi nggak langsung berhenti. Gue coba lagi dari open PO, ternyata banyak yang support. Dari situ aku jadi lebih yakin buat lanjut,” katanya.

‎Usaha SEPU KOPI sendiri resmi beroperasi sejak Agustus 2025. Awalnya, warkop ini berada di kawasan Perumahan Bumi Mutiara Serang (Bogeg), memanfaatkan area sederhana di depan ruko. Namun, seiring waktu dan faktor cuaca, Tegar memutuskan untuk memindahkan lokasi usahanya ke kawasan dekat lampu merah Parung.

‎Keputusan membuka usaha sendiri didasari keinginan Tegar untuk berkembang di dunia kopi sekaligus menciptakan konsep usaha yang ia bangun sendiri. Ia juga berharap usahanya dapat membuka peluang kerja bagi orang lain.

‎Menurutnya, setiap tantangan dalam menjalankan usaha menjadi pelajaran penting untuk terus berkembang. Ia mengaku selalu melakukan evaluasi dan terbuka terhadap masukan agar dapat memperbaiki kekurangan yang ada.

‎‎“Kalau ada kendala, biasanya evaluasi dan belajar dari pengalaman. Gue juga terbuka sama masukan, jadi pelan-pelan bisa nemuin solusi,” ungkapnya.

‎Dalam menjalankan usahanya, Tegar mengutamakan kualitas kopi, pelayanan yang ramah, serta suasana yang nyaman. Ia juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi sekaligus membangun kedekatan dengan pelanggan.

‎‎“Yang penting orang yang datang itu ngerasa nyaman. Jadi bukan cuma datang sekali, tapi bisa balik lagi,” tambahnya.

‎Melalui SEPU KOPI, Tegar tidak hanya menjual minuman, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan bagi anak muda. Perjalanan dari barista hingga pemilik usaha ini menjadi bukti bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: