Penyangkalan Kembali Viral, Tembus Trending YouTube Usai Tampil di Banten
For Revenge manggung bersama Tepe di Banten Creative Fest -Instagram @forrevengeofficial-
INFORADAR.ID - Lagu Penyangkalan milik For Revenge kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta musik Tanah Air. Lagu ini kembali viral setelah penampilan mereka di Banten Creative Fest Ramadhan Sale 2026 diunggah ke platform YouTube.
Dalam penampilan tersebut, For Revenge membawakan “Penyangkalan” bersama Teguh Prakowo atau yang akrab disapa Tepe. Kolaborasi ini dinilai berhasil memberikan nuansa baru yang lebih emosional pada lagu tersebut.
Video penampilan yang diunggah pada 3 April 2026 itu mendapat respons luar biasa dari publik. Hingga Senin (13/4/2026) malam, video tersebut telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali dan berhasil menempati posisi lima besar dalam daftar trending musik di YouTube Indonesia.
Kembalinya popularitas “Penyangkalan” menunjukkan bahwa lagu lawas masih memiliki daya tarik kuat, terutama ketika dikemas ulang dengan sentuhan kolaborasi dan performa panggung yang kuat.
Secara lirik, “Penyangkalan” mengangkat tema patah hati dan proses move on yang tidak mudah. Lagu ini menggambarkan fase denial atau penyangkalan yang sering dialami seseorang setelah hubungan berakhir.
BACA JUGA:Debut Lesu The Icon Indonesia, Kalah Saing di Tengah Dominasi Drama dan Olahraga
Nuansa emosional tersebut terasa kuat melalui penggalan lirik seperti “Seperih luka yang abadi, sebisanya kan kunikmati, selamat datang di penyangkalan.” Lirik ini merepresentasikan pergulatan batin antara menerima kenyataan dan mencoba bertahan di tengah rasa kehilangan.
Lagu ini ditulis oleh vokalis For Revenge, Moch Boniex Nurwega bersama Arief Ismail. Versi aslinya sendiri telah dirilis dua tahun lalu dan video klip resminya sudah lebih dulu meraih lebih dari 13 juta penonton di YouTube sejak 2024.
Sebagai band yang berdiri sejak 2006 di Bandung, For Revenge dikenal dengan warna musik rock alternatif yang kental dengan nuansa emosional. Formasi band ini saat ini diperkuat oleh Moch Boniex Nurwega (vokal), Arief Ismail (gitar), Izha Muhammad (bas), dan Archims Pribadi (drum).
Fenomena viralnya kembali lagu “Penyangkalan” juga memperlihatkan kekuatan media sosial dalam menghidupkan kembali karya musik lama.
Performa panggung yang autentik serta kolaborasi yang tepat mampu memperluas jangkauan audiens, khususnya di kalangan generasi muda.
BACA JUGA:Viral Dugaan Kekerasan Seksual Verbal di UI
BACA JUGA:Duck Face Usai, Gen Z Pout Mulai Mendominasi Feed Media Sosial
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
