Makin Didekati Makin Kabur: Mengapa Terlalu Agresif Justru Merusak Masa Pendekatan
Masa pdkt-Pin/Samsung UK-
INFORADAR.ID- Fenomena mengejar seseorang yang disukai sering kali berujung pada sebuah ironi yang menyakitkan.
Semakin keras usaha yang dikerahkan untuk mendekat, semakin jauh pula target tersebut menghindar atau bahkan menghilang sepenuhnya.
Hal ini bukanlah sekadar kebetulan atau nasib buruk, melainkan sebuah pola perilaku manusia yang sangat rasional jika dilihat dari kacamata psikologi hubungan.
Banyak orang membawa pola pikir dunia kerja ke dalam sebuah proses pendekatan romantis, di mana mereka menganggap semakin keras usaha dan semakin banyak waktu yang diinvestasikan, maka semakin besar pula hasil yang didapatkan.
BACA JUGA:Fenomena Gagal Melamar Kerja di Luar Negeri: Apa Saja Penyebab Utamanya?
BACA JUGA:Ketika Rasa Peduli Justru Bikin Capek Sendiri
Padahal, dinamika hati manusia tidak bekerja seperti hitungan matematika yang pasti.
Memberikan perhatian yang bertubi-tubi, mengirim pesan setiap jam, atau selalu hadir di setiap kesempatan justru jarang sekali menciptakan kedekatan emosional, dan malah memicu alarm pertahanan diri pada orang yang sedang didekati.
Pendekatan yang terlalu intens sering kali menjadi bumerang karena setiap orang pada dasarnya membutuhkan batas otonomi atas dirinya sendiri.
Kehadiran seseorang yang terus-menerus menuntut perhatian, betapapun baik niatnya, akan terasa seperti invasi ruang privasi yang sangat mengganggu kebebasan mereka.
BACA JUGA:Menakar Rumus Sukses Masa Kini, Kombinasi Bakat aprivillage dan Keberanian Mengambil Resiko
BACA JUGA:Nongkrong Tapi Malah Sibuk Main Hp Sendiri Fenomena Phubbing yang Mengancam Interkasi Sosial
Di sisi lain, perhatian yang berlebihan secara tersirat membawa tuntutan atau harapan yang besar sehingga menciptakan tekanan emosional.
Pihak yang didekati akhirnya merasa dipaksa untuk memberikan respons atau komitmen yang setara, padahal perasaannya mungkin belum sampai ke tahap tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
